Wali Kota Terima Bantuan 6000 Masker dari Peserta Pelatihan BPP Kendari

366
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali mendapatkan bantuan 6000 pcs masker buatan peserta pelatihan produktivitas yang diselenggarakan Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari.

Bantuan diserahkan langsung Kepala Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari Andi Asriani kepada Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir di Rumah Jabatan Wali Kota Kendari, Rabu 20 Mei 2020.

- Advertisement -

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir sangat mengapresiasi pada BPP Kendari yang sudah melatih warga Kota Kendari untuk meningkatkan produktivitasnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Saya sangat memberikan apresiasi pada BPP yang sudah melatih warga Kota Kendari untuk angkatan pertama. Memang situasi ini berat tapi kalau kita punya dedikasi untuk memberikan manfaat untuk orang-orang di sekitar kita pasti ada jalan keluar,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini mengatakan, kalau para peserta yang sudah mendapatkan pelatihan atau masyarakat yang terlibat untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk terus meningkatkan skil sehingga bisa menghasilkan produk yang berkualitas.

“Teruslah berkarya. Setelah itu nanti bisa lebih produktif paling tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan orang lain,” tutupnya.

Kepala Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari, Andi Asriani mengatakan, bantuan yang diserahkan ini merupakan hasil produksi peserta pelatihan peningkatan produktivitas angkatan pertama sebanyak 20 orang peserta ini.

“Ada 6 ribu lembar masker menyelesaikan proses pelatihannya selama 10. Selanjutnya kita akan produksi terus, karena ini ada 10 paket. Ini baru paket pertama, paket ke dua Insya Allah dua hari ke depan juga akan kita tutup,” jelasnya.

Peserta pelatihan ini, kata dia, merupakan warga terdampak Covid-19 seperti karyawan yang di PHK atau dirumahkan. Pelatihan yang berlangsung selama 10 hari ini terdiri dari teori selama dua hari dan selebihnya melakukan praktek di rumah masing-masing dengan pendampingan secara online.

“Kita lakukan dengan mengikuti protocol kesehatan Covid-19 dan masing-masing peserta menjahit di rumah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini rencananya akan diikuti sebanyak 200 peserta yang terbagi dalam 10 angkatan.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...