Kemensos Apresiasi Pementasan Kearifan Lokal, Tari Linda dan Silat Muna di Desa Parida

1682
 

Raha, Inilahsultra.com-Lembaga Pemuda Peduli Lingkungan (LP2L) Kabupaten Muna menyelenggarakan pementasan kearifan lokal Tari Linda dan Silat Muna (Ewa Muna). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Balai Pertemuan Desa Parida, Rabu 26 Agustus 2020.

Tari Linda dan Ewa Muna itu diperagakan para remaja dan anak-anak dari Desa Parida. Penampilan mereka ini mendapat apresiasi dari Kementerian Dinas Sosial RI yang disampaikan melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Yeni Rusbiyati.

- Advertisement -

Kata Yeni, penampilan para muda-mudi dan anak-anak yang mengikuti Tari Linda dan Ewa Wuna hingga yang menyanyikan lagu lokal Muna sangat bagus dan mengispirasi.

“Mewakili dari Kementerian Sosial kami sangat mengapresiasi penampilan para peserta di pementasan kearifan lokal di bawah bimbingan Lembaga Pemuda Peduli Lingkungan Kabupaten Muna. Hal ini perlu dilestarikan secara terus menerus pada para generasi muda-mudi terutama anak-anak,” harapnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muna, La Kore dalam sambutan mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Lembaga Pemuda Peduli Lingkungan serta merasa bangga dan kagum terhadap penampilan para peserta pementasan kearifan lokal.

“Luar biasa penampilan para peserta Tari Linda, Silat Muna, tarian kreasi hingga yang menyanyi, ini perlu dibimbing lagi sehingga bisa membanggakan orang tua dan daerah Kabupaten Muna,” katanya.

La Kore mengungkapkan, kegiatan kearifan lokal tahun lalu hanya mendapatkan satu paket dari Kementerian Sosial, namun berkat komunikasi yang dibangun tahun ini mendapat 7 paket.

“Pada dasarnya kegiatan ini tujuannya mengurangi konflik yang terjadi di masyarakat hingga menyangkal paham radikalisme,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga P2L Kabupaten Muna, La Iman Supa menjelaskan, bahwa anggaran pementasan kearifan lokal Tari Linda dan Silat Muna sebesar Rp 50 juta yang bersumber dari APBN tahun 2020.

Ia menyampaikan yang melatar belakangi pengusulan proposal kegiatan di Dinas Sosial Kabupaten Muna, melihat generasi saat ini tidak lagi melestarikan budaya Muna namun lebih gemar memainkan game online hingga bersosial media yakni main facebook, Whatsapp atau bersosial media lainnya.

“Melalui pementasan ini para generasi muda dan anak-anak lebih mencintai budaya Muna, Tari Linda dan Ewa Wuna, hingga meminimalir terjadinya perkelahian antar kelompok,” tuturnya.

Kegiatan ini ikut dihadiri Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Munw, Wa Ode Sayambara, Camat Lasalepa, Hardyanto, Pj. Kades Parida, Rahmad Dianto, serta disaksikan ratusan masyarakat Desa Parida.

Editor : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...