Pasien Kedua Positif Corona di Konkep Sempat Ikut Tes CPNS di BKN Kendari

642
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) baru saja diumumkan tambahan satu kasus baru virus corona. Satu pasien baru yang diumumkan Minggu 13 September 2020 diketahui merupakan peserta CPNS yang sempat ikut tes di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kendari.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Konkep, Safiudin Alibas mengatakan, kasus kedua di Konkep adalah laki-laki berinisial AS, berusia 31 tahun.

- Advertisement -

“Kasus kedua ini adalah peserta tes CPNS asal Konkep. Kebetulan dia tes di Kendari,” jelas Safiudin saat dihubungi wartawan, Senin 14 September 2020.

Ia menyebut, kasus kedua ini tak ada hubungannya dengan kasus pertama sebelumnya. Meskipun sama-sama tenaga kesehatan namun tempat tugas mereka berbeda.

Untuk kasus pertama, merupakan perempuan yang bekerja di Dinas Kesehatan (Dinkes) Konkep sedangkan kasus kedua laki-laki merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Bobolio Kecamatan Wawonii Selatan.

“Keduanya bukan bagian kontak erat satu sama lain,” katanya menegaskan.

Menurutnya, kedua pasien yang dinyatakan positif di Konkep ini merupakan tenaga kesehatan yang rentan terinfeksi karena setiap aktivitasnya berhubungan langsung dengan pasien lain.

Pasien kedua asal Konkep ini diketahui mengikuti tes CPNS pada 9 September 2020 di UPT BKN Kendari. Namun, berdasarkan bukti rapid test dari rumah sakit ia dinyatakan reaktif.

Sehingga, ia terpaksa menjalani tes di ruang isolasi di BKN Kendari dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Setelah mengikuti tes, ia kemudian diswa dan hasilnya positif covid.

Meski demikian, Sadiudin tidak mengetahui dimana pasien tersebut tertular di Konkep atau di Kendari. Sebab, pasien ini sudah cukup lama berada di Kendari.

“Kita belum ketahui (terinfeksi dimana). Karena permasalahan corona ini kan sudah menyebar. Mungkin kita tidak sadar orang keluar masuk dari Kendari,” imbuhnya.

Setelah pasien tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif, Dinkes Konkep langsung ke perumahan Puskesmas Bobolio tempat pasien tersebut tinggal untuk melakukan rapid test kepada kontak eratnya. Hasilnya, semua kontak eratnya dinyatakan non-reaktif.

Penulis : Sadaruddin

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...