Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tutup Jalan Poros Lambuya-Motaha

1202
 

Konawe, Inilahsultra.com – Kesal lantaran jalan tak kunjung diperbaiki, puluhan warga Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) memblokir jalan Poros Lambuya-Motaha. Penutupan jalan tersebut, sejak Rabu 4 November 2020 hingga Kamis 5 November 2020.

Selain memblokir jalan, warga juga mendirikan tenda berukuran besar di tengah jalan di Desa Wonua Morome. Warga juga membentangkan spanduk bertuliskan “Segera Perbaiki Jalan Poros Motaha-Motaha, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Sultra atau Kami Boikot Selamanya”

- Advertisement -

Koordinator aksi, Rekisman mengingatkan pihak yang berwenang tak tinggal diam. Sebab, jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.

“Jangan habis dipakai, terus dibiarkan rusak. Warga di sini (Puriala) yang terkena dampaknya, kami minta jalan ini diperbaiki,” jelas Rekisman.

Rekisman menceritakan, awalnya kondisi jalan di Kecamatan Puriala terbilang cukup bagus. Sejak bencana banjir tahun lalu jembatan Ameroro putus, pemerintah mengalihkan ke jalan poros Lambuya-Motaha.

“Arus lalulintas menuju Kendari dialihkan melalui jalan poros Lambuya-Motaha. Kendaraan-kendaraan besar lewat disini, akhirnya jalan rusak. Warga tidak mempermasalahkan arus kendaraan saat itu dialihkan ke poros Lambuya-Motaha, karena memang jalan tersebut berstatus jalan provinsi,” bebernya.

Berhubung jembatan Ameroro sudah berfungsi, jalan ini tak digunakan lagi tak ada lagi perhatian dari pemerintah terhadap rusaknya jalan. Jadi jalan ini dibiarkan rusak begitu saja.

“Kami akan terus melakukan pemblokiran, kami dirikan tenda mau bermalam ditengah jalan. Mau satu hari, satu minggu, sampai satu bulan, kalau tidak ada yang temui kami dari provinsi, ya kami tetap akan blokir,” pungkasnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...