
Batauga, Inilahsultra.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat se Indonesia, Senin 9 November 2020.
Penyerahan sertifikat yang dilaksanakan secara simbolis ini digelar virtual se Indonesia. Tidak terkecuali Kabupaten Buton Selatan (Busel).
Untuk di Busel sendiri, ada 1.200 penerima sertifikat tanah yang tersebar di berbagai kecamatan di Busel. Penyerahannya secara simbolis diberikan kepada 50 penerima yang berlangsung di Gedung Lamaindo Kecamatan Batauga.
Presiden Jokowi menuturkan, di Indonesia ada 126 juta bidang tanah yang harus di sertifikatkan. Dari total tersebut, masih ada 80 juta bidang tanah yang belum terdaftar atau disertifikatkan.
“Jika dalam satu tahun hanya mengeluarkan 500 ribu sertifikat, maka butuh 160 tahun untuk menuntaskannya,” tuturnya.
Olehnya itu, orang nomor satu di Indonesia ini memberikan target kepada Kementerian ATR/BPN untuk mengeluarkan jutaan sertifikat dalam setahun.
“Tahun ini saya kasih target 10 juta sertifikat. Tapi karena ada pandemi maka saya turunkan menjadi 7 juta saja,” ujarnya.
Presiden dua periode ini optimis dan menargetkan pada tahun 2025, seluruh bidang tanah di Indonesia sudah mempunyai sertifikat.
“Termasuk sertifikat untuk tempat ibadah, semuanya harus punya sertifikat,” ucapnya.
Jokowi berpesan kepada rakyat Indonesia untuk menyimpan dengan baik sertifikat tersebut.
“Pesan saya, simpan baik-baik. Karena sertifikat itu yang menjamin kepastian hukum atas tanah yang kita miliki,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Busel H La Ode Arusani mengapresiasi kinerja Badan Pertanahan Busel.
“Untuk aset Pemda Busel yang terbit sudah 13 sertifikat dan 17 sertifikat lainnya masih dalam proses,” tutur Arusani.
Kepala Pertanahan Busel Agus Apriawan mengatakan, dari total 48 ribu bidang tanah di Busel, baru 19 ribu lebih sertifikat yang diterbitkan.
“Masih ada kurang lebih 25 ribu bidang tanah yang belum tersertifikat dan ini kita akan tuntaskan tahun 2021,” tandas Agus.
Reporter: Muhammad Yasir




