Agista Ariany Ikut Pelantikan Pengurus Baru TP PKK Pusat

148
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulawesi Tenggara (Sultra), Agista Ariany Ali Mazi beserta jajaran pengurus mengikuti Pelantikan Pengurus TP-PKK Pusat, Masa Bakti 2020-2024, secara daring, dari Ruang Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Rabu 11 November 2020.

Pelantikan pengurus PKK Pusat ini mengangkat tema “TP-PKK Bekerja Mendukung Pemerintah untuk Mewujudkan Indonesia Maju”, yang dilakukan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian, di Aula Ditjen Bina Pemerintahan Desa dan Sistem Daring, Lantai 4, Kemendagri.

- Advertisement -

Mendagri Tito Karnavian berpesan kepada pengurus baru TP-PKK Pusat untuk melaksanakan tugas pokok, fungsi, dan kewajiban sebagaimana mestinya dengan dilandasi rasa tanggung jawab.

“Saya percaya, pengurus baru TP-PKK Pusat dapat melaksanakan tugas pokok, fungsi (tupoksi), dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya, sesuai peran dan tanggung jawab penuh untuk meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berbudi luhur, sehat, sejahtera, maju dan mandiri, berkesetaraan dan berkeadilan gender, serta berkesadaran hukum dan lingkungan,” kata Tito dalam sambutannya.

Serangkaian dengan itu, Ketua Umum TP-PKK Pusat yang dilantik hari ini, Ny. Tri Tito Karnavian menginginkan seluruh jajaran TP-PKK, baik di tingkat pusat, provinsi, kota, dan kabupaten, agar menjalankan 10 tupoksi PKK dengan sebaik-baiknya.

“Mari kita jalankan 10 tupoksi PKK seperti Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong-royong, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Keterampilan, dan lainnya. Semua hal itu bertujuan untuk mewujudkan keluarga sejahtera, menciptakan keselarasan, keseimbangan lahir dan batin, serta membudayakan pergerakan PKK,” tutur Tri Tito Karnavian melalui jaringan daring pengurus TP-PKK se-Indonesia.

Sebagai mitra pemerintah, TP-PKK dapat berperan sebagai motivator, fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak.

“Pembinaan teknis kepada keluarga dan masyarakat dilaksanakan berupa kerjasama dengan unsur dinas dan instansi pemerintah terkait,” ujarnya.

Seusai daring pelantikan, Agista Ariany juga menyambung pengarahan kepada pengurus TP-PKK Provinsi Sultra.

“Dalam menjalankan 10 tupoksi dalam organisasi kita, maka TP-PKK dapat fokus mendorong kesejahteraan di tengah masyarakat sebagai perpanjangan tangan pemerintah, seperti; ikut mencegah bahaya narkoba, meminimalisir hal negatif akibat kemajuan teknologi, mengupayakan dan membantu meningkatkan kesehatan masyarakat. Sehingga untuk mewujudkan semua itu, TP-PKK memang harus menjalin kemitraan dan sinergitas dengan pemerintah,” kata Agista Ariany.

Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...