Empat Terduga Pelaku Pencabulan di Busel Serahkan Diri, Terancam 15 Tahun Penjara

389
 

Buton, inilahsultra.com – Terduga pelaku pencabulan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel) pada Desember 2019 lalu akhirnya menyerahkan diri. Para pelaku ini sempat jadi buronan aparat Kepolisian Resor (Polres) Buton.

Empat dari lima terduga pelaku sudah diamankan di Polres Buton, sementara satu terduga masih dalam pengejaran polisi. Para terduga yang sudah diamankan berinisial SD, LA, SA, LA.

- Advertisement -

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Buton Ajun Komisaris Polisi Dedi Hartoyo mengatakan, awalnya, 12 November 2020 lalu dua pelaku menyerahkan diri di Polres Buton. Selang beberapa menit kemudian, dua pelaku lain juga diserahkan oleh warga.

“Terduga pelaku sudah dilakukan pemeriksaan dan saat ini sudah diamankan di Polres Buton,” terang mantan Kapolsek Ranomeeto ini.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 81 ayat (1) atau ayat (2) Jo pasal 76D dan pasal 82 Ayat (1) Jo pasal 76E Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, gadis 15 tahun dicabuli oleh lima orang pemuda. Para pelaku secara bergantian merekam aksi bejatnya itu. Kejadiannya pada 4 Desember 2019 dan baru dilaporkan 24 Oktober 2020 lalu.

Peristiwa ini berawal, ketika korban mengenal seorang pelaku melalui media sosial. Pelaku kemudian mengajak korban untuk pergi di acara joget di malam hari.

Malah korban dibawa pelaku ke kecamatan lain di belakang bangunan yang tidak terpakai di Kecamatan Sampolawa. Di lokasi tersebut empat pelaku sudah menunggu.

Di sana, korban diancam dibunuh jika tidak mengikuti keinginan para pelaku. Para pelaku kemudian mencabuli korban secara bersama-sama.

Para pelaku secara bergantian merekam aksi bejatnya itu. Bahkan, pelaku mengeluarkan kata-kata yang tak pantas terhadap korban.

Keluarga korban baru mengetahui, setelah videonya beredar. Korban tidak pernah cerita ke orang tuanya maupun keluarganya, lantaran takut disebarkan videonya oleh para pelaku.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...