Meski Terendah, Muna Alami Lonjakan Partisipasi Pemilih

796
 

Kendari, Inilahsultra.com – Meski terendah tingkat partisipasi pemilihnya dibanding enam daerah lain yang menggelar Pilkada 2020, partisipasi warga Kabupaten Muna terbilang mengalami lonjakan pada Pilkada tahun ini.

Dari tujuh daerah, Muna memperoleh tingkat partisipasi sebanyak 82,25 persen. Dari 147.593 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih pindahan maupun daftar pemilih tambahan, sebanyak 121.438 warga yang menyalurkan hak pilihnya.

- Advertisement -

“Selama ini, Muna langganan partisipasi 65 persen. Sekarang kenaikan signifikan angka partisipasi Muna 82,25 persen,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Abdul Natsir Moethalib dalam refleksi akhir tahun capaian kinerja KPU Provinsi Sultra, Sabtu 26 Desember 2020.

Natsir menyebut, kenaikan partisipasi masyarakat di Muna ini berkat kerja kerja sinergis seluruh stakeholder di Pilkada 2020. Ia juga mengapresiasi KPU Muna yang semangat mendorong partisipasi masyarakat menyalurkan hak pilihnya.

“Selama ini Muna selalu dalam sorotan minim partisipasi, namun kali ini signifikan. Muna juga berturut turut tidak ada PSU mulai Pemilu 2019 dan Pemilihan Serentak 2020,” jelasnya.

Berdasarkan data KPU Sultra, Konawe Utara merupakan daerah dengan tingkat partisipasi tertinggi di Sultra sebanyak 92,96 persen.

“Konawe Utara juga sering masuk 10 besar tingkat partisipasi pemilih tertinggi secara nasional,” katanya.

Kemudian menyusul Konawe Kepulauan 91,92 persen, Buton Utara 90,79 persen, Kolaka Timur 85,34 persen, Konawe Selatan 83,57 persen dan Wakatobi 82,35 persen.

“Alhamdulillah semua daerah melampaui target partisipasi nasional yang ditetapkan KPU RI sebesar 77,5 persen,” pungkasnya.

Penulis : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...