Runway Bandara Betoambari Akan Ditambah, Pemkot Baubau Minta Dukungan Gubernur

387
 

Baubau, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sangat serius dalam pengembangan Bandar Udara (Bandara) Betoambari. Salah satunya dalam penambahan runway (landasan pacu) yang saat ini masih sepanjang 1,8 kilometer.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau Idrus Taufiq Saidi menuturkan, untuk mendukung kebutuhan penerbangan domestik, investasi dan lain sebagainya dengan runway saat ini dibutuhkan kebijakan regulasi dan kebijakan dokumen.

- Advertisement -

Antara lain, lanjut dia, adalah master plan apakah untuk bisa masuknya pesawat jenis Boeing atau diatas ATR. Kemudian terkait dengan clean dan clear lahan yang harus segera dituntaskan oleh pemerintah daerah dan yang terakhir terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW).

“Untuk memaksimalkan ini semua dengan terwujudnya harapan ini, pimpinan tertinggi Sultra (Gubernur Ali Mazi) bisa memberikan dukungan terkait permasalahan atau kebijakan soal anggaran. Karena untuk mencapai master plan yang representatif 2,5 kilometer atau 3 kilometer panjang runway agar pesawat Boeing hadir, kita membutuhkan lahan 70 hektar lebih,” ujarnya usai rapat bersama DPRD dan pihak Bandara di Gedung DPRD Baubau, Rabu 6 Januari 2021.

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Baubau ini menambahkan, mengenai penyiapan lahan 70 hektar itu akan dilakukan secara bertahap. Mulai dari mencukupkan runway menjadi 2 kilometer.

“Semangat dari DPRD jangan pesimis, optimis secara bertahap dengan dukungan semua stakeholder, pimpinan tertinggi dan pusat, Insya Allah bisa tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu Anggota DPRD Baubau La Ode Yasin Mazadu mengakui, anggaran pembebasan lahan untuk penambahan runway menjadi 2 kilometer telah tersedia.

“Mudah-mudahan pemerintah pusat pada tahun ini bisa mengucurkan anggaran memperpanjang runway menjadi 2 kilometer. Karena kewajiban Pemkot Baubau dalam menyiapkan anggaran pembebasan lahan untuk runway sudah selesai,” ucapnya.

Yasin mengatakan, untuk menjadikan Bandara Betoambari sebagai bandara yang representatif diperlukan lagi pembebasan lahan seluas 70 hektar lebih.

“Ini harus menjadi tanggung jawab secara struktural pemerintah, dalam hal ini dukungan pemerintah provinsi. Karena kalau hanya (tanggung jawab) Kota Baubau saya kira berat,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...