Wali Kota Sebut Jalanan Kebanyakan dari Luar Kota Kendari

Satpol PP Kota Kendari mengamankan puluhan pengemis dan anak jalanan. (Istimewa)

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Indra Muhamad mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan terhadap maraknya anak jalanan di Kota Lulo.

“Secara kontiniu kita melakukan pemantauan di lapangan terhadap anak-anak jalanan yang di lampu merah,” jelasnya

Berdasarkan hasil identifikasi Dinas Sosial anak jalanan sebagian dari luar daerah Kota Kendari bahkan ada juga yang dari luar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

-Advertisement-

“Hasil identifikasi kita ada yang dari luar daerah dan kita kembalikan ke Konsel, Manado, Makassar, dan Sorong. Kalau dari Kota Kendari kita kembalikan ke orang tuanya agar tidak kembali turun ke jalan,” ucapnya.

Untuk itu, ia minta masyarakat pengguna jalan jangan membiasakan memberi uang kepada anak jalanan yang ada di lampu merah dan kepada orang tua untuk melarang anaknya turun ke jalan.

“Kalau tidak memberi di lampu merah saya kira mereka tidak ingin lagi meminta-minta dan kita minta kepada orang tua larang anaknya untuk meminta-minta di jalan. Kalau sudah dilarang pasti tidak turun lagi di jalan,” tutupnya.

Wali kota Sulkarnain Kadir mengaku penertiban anak jalan di Kota Kendari terus dilakukan oleh Dinas Sosial.

“Anak jalanan sedang kita tangani terus oleh teman-teman Dinas Sosial bekerja keras untuk menertibkannya,” kata Sulkarnain Kadir, Senin 18 Januari 2021.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini menjelaskan, memang problem anak jalanan ini tidak sederhana, karena sebagian besar bukan dari Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hanya karena, lanjut Sulkarnain, anak jalanan dari daerah lain melihat Kota Kendari semakin maju dan kesejahteraannya masyarakat semakin baik.

“Anak jalanan dari luar Kendari melihat peluang itu datang di Kota Kendari dan menghiasi sebagian lampu merah untuk mengemis dan mengamen di sini,” katanya.

Dalam penanganan anak jalanan ini,
kata, mantan Wakil Wali Kota Kendari ini, dilakukan secara komperhensif dan ditangani lintas sektor di lapangan.

“Kita libatkan pihak kepolisian, Satpol PP Kota Kendari, tetapi sekali lagi konsep yang kita gunakan persuasif dengan pembinaan. Kalau bukan dari Kota kendari kita kembalikan ke kampung halamannya. Kalau dari Kota Kendari kita tangani apa problemnya,” ujarnya

Penulis : Haerun

Facebook Comments