
Batauga, Inilahsultra.com – Siswa SD dan SMP yang ada di Kabupaten Buton Selatan (Busel) saat ini telah menjalani proses pembelajaran secara tatap muka dan normal.
Pembelajaran secara normal ini dilaksanakan karena saat ini Busel masuk dalam zona hijau penyebaran Covid-19 atau tidak ada lagi kasus positif Covid-19.
Kendati begitu, pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari mewajibkan siswa memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Kepala Dinas Pendidikan Busel La Makiki menuturkan, setelah terbitnya Surat Edaran Gubernur Sultra Ali Mazi terkait imbauan untuk tidak melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka, pihaknya langsung menghadap ke Pemprov Sultra.
Saat itu, kata dia, seluruh Kepala Dinas Pendidikan dari 17 Kabupaten/Kota menghadap dan memberikan alasan masing-masing terkait proses pembelajaran di daerah masing-masing.
“Kami diterima oleh Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Sultra Basiran. Disitu lah saya jelaskan bahwa Busel melaksanakan pembelajaran secara normal karena masuk zona hijau,” tutur La Makiki di ruang kerjanya, Rabu 27 Januari 2021.
Selain zona hijau, La Makiki menilai proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau online tidak efektif bagi tumbuh kembang pendidikan seorang anak.
Selain itu, empat dari tujuh kecamatan di Busel berada di kepulauan. Salah satunya kecamatan terluar atau terjauh yakni Batu Atas.
“Setelah saya jelaskan beberapa alasan yang menjadi pertimbangan kami untuk tetap melaksanakan pembelajaran secara normal, Pak Basiran pun mengiyakan dan menerima alasan dari saya,” ujarnya.
Sebenarnya, tambah dia, proses pembelajaran secara tatap muka itu telah dilaksanakan sejak Juli 2020. Namun saat itu belum secara normal dan sekolah masih memberlakukan sift.
“Jadi saat itu berdasarkan kesepakatan bersama antara kepala sekolah, komite dan orang tua siswa. Dalam kesepakatan itu juga disepakati pemberlakuan sift, misalnya dalam satu kelas siswa berjumlah 30 orang maka di bagi dua, pagi 15 orang dan siang 15 orang,” tandasnya.
Reporter: Muhammad Yasir




