Awal Maret, 54 Wartawan di Sultra Akan Ikuti UKW

Ketua PWI Sultra Sarjono (tengah) saat menggelar konferensi pers tentang pelaksanaan UKW, Selasa 23 Februari 2021.
Bacakan

Baubau, Inilahsultra.com– Untuk meningkatkan profesionalisme wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan melakukan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kepada 54 pewarta di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penyelenggaraan UKW dilakukan atas petunjuk Dewan Pers, untuk mensertifikasi setiap pekerja pers agar kompeten dalam melaksanakan tugas sebagai pilar keempat demokrasi.

Peningkatan profesionalisme wartawan ini sesuai dengan kode etik jurnalistik dan amanah Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999. Pelaksanaannya pun selama tiga hari, tepatnya 4-6 Maret 2021.

Tentu pelaksanaannya nanti tetap menaati protokol kesehatan, dengan melakukan rapid/swab antigen bagi peserta dan mengutamakan 3M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan).

Ketua PWI Sultra Sarjono menguraikan, dalam pelaksanaan UKW ini, Sultra mendapat jatah sembilan kelas atau 54 orang, ditambah enam orang sebagai calon pengganti peserta yang tiba-tiba berhalangan saat kegiatan. Komposisi sudah diatur agar dapat mengakomodir dari PWI kabupaten dan perwakilan media yang ada di Sultra.

“Jenjang Muda, untuk tingkatan reporter atau kontributor, berjumlah 18 orang yang terbagi dalam tiga kelas. Jenjang Madya, setingkat redaktur/editor, sebanyak 30 orang terbagi lima kelas. Sementara jenjang Utama, tingkatan para redaktur pelaksana atau pemimpin redaksi hanya satu kelas, enam orang. Masing-masing kelas diawasi satu penguji,” urai Sarjono saat konferensi pers di Sekretariat PWI Sultra usai kegiatan pra UKW virtual, Selasa 23 Februari 2021.

Kata dia, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerjasama PWI pusat, Dewan Pers, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI untuk semua provinsi se-Indonesia.

Wartawan senior LKBN Antara ini menambahkan, materi ujian nanti berkaitan dengan profesi yang dijalani sehari-hari sebagai awak media.

Mulai dari proses reportase, menulis berita, teknik wawancara, menyunting berita, perencanaan dan koordinasi liputan, rapat redaksi, rancangan isi rubrik, hingga pemahaman etika profesi dan undang-undang pers.

“Kita upayakan semua anggota PWI Sultra dan yang tersebar di media-media, terakomodir. Juga wartawan yang belum bergabung di organisasi namun bekerja di media berbadan hukum tersertifikasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelum pelaksanaan UKW, digelar pelatihan jurnalistik pada Selasa 23 Februari 2021 secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, yang dihadiri 60 peserta.

Hadir sebagai pembicara, Agung Dharmajaya dari Dewan Pers membawakan materi tentang Filosofi Jurnalistik, lalu ada Nurcholis MA Basyari dari PWI pusat yang menjelaskan Kode Etik Jurnalistik dan Hukum Pers, serta ibu Rita Sri Hastuti juga dari PWI pusat yang memaparkan tentang Teknik Wawancara dan Penulisan Berita.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...