Kejati Sultra Tetapkan Dua Tersangka Kasus Rekayasa Lalu Lintas di Wakatobi

407
Kantor Kejaksaan Tinggi Sultra.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya menetapkan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi manajemen rekayasa lalu lintas (Lalin) di Kabupaten Wakatobi tahun 2017 lalu.

-Advertisements-

“Kejati menetapkan dua orang tersangka yang berinisial H dan L kasus manajemen rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi tahun tahun 2017,” kata Kasi Penkum Kejati Sultra, Dody di kantornya, Senin 22 Maret 2021.

Saat ini, lanjutnya Kejati Sultra sedang menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa keuangan Provinsi (BPKP) Sultra.

“Saat ini posisinya Kejati sedang menunggu audit dari BPKP,” ujarnya.

Dua tersangkat tersebut, lanjutnya, belum dilakukan penahanan karena Kejati akan kembali melakukan pemeriksaan Minggu depan.

“Kejati akan melakukan pemeriksaan terhadap kepada dua orang tersangka. Kami akan periksa Minggu depan,” tegasnya.

Mengenai siapa inisial H dan L yang dijadikan tersangka itu, Kasi Penkum
enggan memberikan keterangan dengan alasan menghargai hak-hak tersangka.

“kita mengargai hak-hak tersangka dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tutupnya.

Untuk diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO) dalam mengerjakan proyek studi manejemen rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi, terdapat lima kegiatan senilai Rp1,2 miliar. Pekerjaan itu dilaksanakan pada 2017 lalu

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...