Bupati Butur Dukung Rencana Gubernur Panggil Investor Perkebunan Tebu

128
Bupati Butur Ridwan Zakariah.

Buranga, Inilahsultra.com – Bupati Buton Utara (Butur) Ridwan Zakariah mendukung rencana Gubernur Sultra Ali Mazi yang akan memanggil pihak PT Sumargo Sawitara, investor perkebunan tebu.

Pasalnya, sejak mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Butur sejak 2010 lalu, hingga kini perusahaan tersebut belum juga beroperasi.

- Advertisement -

“Saya mendukung. Itu bagus. Biar bagaimanapun juga, beliau (Gubernur) punya wilayah semua. Jadi dikoordinasikan. Mungkin ada pesan-pesan untuk para bupati,” kata Ridwan di ruang kerjanya, Selasa 6 April 2021.

Sebenarnya, lanjut Ridwan Zakariah, dia juga diberi waktu untuk bertemu Menteri BKPM RI Bahlil Lahadalia untuk membahas persoalan perkebunan tebu tersebut. Hanya saja pertemuan itu tidak sempat terjadi.

“Hanya saja saat itu kan saya ada di Butur ini. Jadi nanti saya akan cari waktu untuk ketemu beliau di Jakarta,” ujar Ridwan.

Menurut mantan Sekda Buton ini, kehadiran investor perkebunan tebu di Butur sangat dibutuhkan. Pasalnya, kehadiran investor akan sangat mendukung pembangunan daerah. Apalagi jika investor yang hadir akan membuka lapangan kerja yang sangat banyak.

Meski begitu, lanjut Ridwan Zakariah, pihaknya tetap berhati-hati terhadap investor. Apalagi jika investor yang masuk akan merusak lingkungan.

“Kan sudah banyak contoh. Tapi tetap kita butuhkan investor. Kita tidak bisa sangkali itu,” tandasnya.

Ridwan menyadari, sebenarnya tidak ada kendala dengan PT Sumargo Sawitara jika ingin membuka perkebunan tebu di Butur. Hanya saja selama ini perusahaan tersebut belum beroperasi setelah sekian tahun mengantongi HGU.

“Jadi sekarang kita menunggu kesiapan investor saja. Mereka kan sudah masuk sejak 10 tahun lalu. Hanya setelah ada pergantian pimpinan (Bupati Butur) kenapa mereka tidak lanjut. Sekarang baru mereka mau lanjutkan lagi. Tapi langkah-langkah konkrit di lapangan saya belum lihat ini,” jelasnya.

“Saya kira selama itu menguntungkan daerah kenapa kita harus mau persulit. Justeru harusnya kita permudah,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Sultra Ali Mazi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia berencana akan mengevaluasi perizinan perkebunan tebu tersebut.

Ali Mazi mengungkapkan, akan melakukan evaluasi terhadap izin perkebunan tebu tersebut. Pasalnya, potensi itu akan digarap.

Ali Mazi akan meminta kepada investor untuk segera menjalankan kegiatannya di Butur jika masih mau.

Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...