Soal Korupsi Asabri, Kejagung RI Sita 30 Bidang Tanah di Kendari

190
Tim Kejagung RI saat melakukan penyitaan tanah di Kota Kendari yang terkait dugaan korupsi Asabri.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Tim jaksa penyidik Direktorat Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita barang bukti dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

-Advertisements-

Dalam perkara tersebut, diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 triliun. Tim jaksa penyidik Kejagung menyita tanah yang terafiliasi dengan tersangka BTS.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam rilis resmi yang diterima Inilahsultra.com, Kamis, 29 April 2021.

Aset yang disita Tim Jaksa Kejagung yakni 30 bidang tanah beserta sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT. Andalan Tekhno Korindo yang terafiliasi dengan tersangka BTS seluas 394.662 M2 di Watulondo Puuwatu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Status sertifikat HGB telah diblokir oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan Kota Kendari,” tulis Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI dalam rilisnya.

Menurutnya, penyitaan 30 bidang tanah telah mendapatkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kendari Nomor: 8/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN Kdi tanggal 27 April 2021, yang pada pokoknya memberikan izin kepada penyidik dari Kejagung untuk melakukan penyitaan terhadap tanah dan atau bangunan di Kota Kendari.

“Terhadap aset-aset para tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP),” jelasnya.

Penaksiran atau taksasi oleh KJPP guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara didalam proses selanjutnya.

Reporter: Onno

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...