Ketua KKG PAI Kendari Bantah Ada Guru Agama Tak Pintar Mengaji

Ketua KKG PAI Kota Kendari, Banyus

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kota Kendari, Banyus membantah pernyataan Kakanwil Kemenag Sultra Abdul Kadir, terkait adanya guru agama yang tidak pintar mengaji.

Banyus mengaku kurang setuju bahwa ada guru agama yang dikatakan tidak pintar mengaji.

“Karena faktanya nda seprti itu,” bantah dia melalui pesan massengernya yang diterimah awak media Inilahsultra.com, Selasa 14 November 2017.

-Advertisement-

Dia menegaskan bahwa yang ikut tes tidak semua guru agama tetapi beberapa guru di lingkungan Kemenag Kota yang sudah mengantongi sertifikasi, totalnya sebanyak 287 orang.

“Yang ikut pembinaan itu totalnya 105 dibagi dalam 3 kelompok. Jumlah guru agama yang ikut tes SD 127 orang, SMP 52 orang, SMA/SMK 52, Non PNS 33 orang, guru PAI pengangkatan Kemenag 24 orang,” bebernya.

Dia menyebut, kebetulan pada saat lomba mengaji dilaksanakan, dirinya juga terlibat. Faktanya, tidak ada satu pun guru yang tidak tahu mengaji.

“Semua bisa. Yang ada adalah mereka yang pemahaman makhraj dan tajwidnya yang masih kurang,” bantahnya.

Bagi guru yang tidak mencapai nilai standar, sambung dia, dibagi menjadi 3 kelompok pembinaan.

“Semua bisa mengaji. Jadi maaf kita-kita ini keberatan kalo judul beritanya seperti itu,” ujarnya.

baca juga : https://inilahsultra.com/2017/11/13/astaghfirullah-ratusan-guru-agama-di-kendari-tidak-pintar-baca-alquran/

Dia menyebut, Kakanwil Kemenag Sultra awalnya tidak tahu kegiatan ini. Sebab, kegiatan itu murni program Kemenag Kota Kendari untuk meningkatkan profesionalitas guru PAI di bidang Tahsinul Qiraah.

“Maka dibuatlah lomba, semua guru PAI diwajibkan daftar, dan yang nilainya nda sampe KKM itulah yang dilakukan remedial dalam bentuk pembinaan. Intinya semua bisa mengaji, adapun yang kurang dalam makhraj dan tajwid itulah yang dibagi ke dalam 3 kelompok itu berdasarkan tingkat kekurangannya,” tuturnya.

Reporter  : La Ode Pandi Sartiman

Editor       : Aso

Facebook Comments