
Kendari, Inilahsultra.com – Wacana kocok ulang alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra mulai bergulir. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi serius wacana itu.
Partai berlambang padi dan bulan sabit kembar ini tetap berharap mendapatkan jatah jabatan pimpinan, komisi, atau badan dalam kocok ulang nanti.
Ketua DPW PKS Sultra Sulkhoni mengaku sudah mendapatkan informasi terkait dengan wacana kocok ulang alat kelengkapan DPRD Sultra. Menurut dia, penentuan alat kelengkapan di dewan atas kompromi semua fraksi di DPRD Sultra.
“Kocok ulang alat kelengkapan, ditentukan kompromi. Kemarin, kita dapatkan ketua komisi IV. Kita berharap, tetap mendapatkan jabatan di alat kelengkapan,” ungkap Sulkhoni, Minggu (25/03/2017).
Dalam waktu dekat, lanjut dia, akan dibicarakan dengan fraksi lain untuk menemukan kesepakatan deal jabatan pada kocok ulang alat kelengkapan.
“Nanti dilihat situasinya. Kita akan bangun komunikasi dengan fraksi lain. Untuk mendapatkan jabatan pimpinan di salah satu alat kelengkapan tidak mesti ketua komisi bisa juga di badan kehormatan atau badan legislasi,” katanya.
PKS sebelumnya mendapat jatah Ketua Komisi IV yang dijabat oleh Yaudu Salam Ajo. Menurutnya, Yaudu bisa saja dipertahankan tergantung pandangan dari fraksi lain.
“Ada dua sisi, komunikasi dengan fraksi lain apakah figur ini diterima atau tidak. Kita akan usulkan pak Yaudu diterima atau tidak, atau anggota dewan lain yang diterima,” harapnya.
Di DPRD Sultra, alat kelengkapan terdiri dari empat komisi dan empat badan yang terdiri dari Badan Musyawarah, badan anggaran, badan kehormatan dan badan pembentukan perda.
Komisi I dipimpin oleh LM Taufan Alam dari Partai Demokrat, Komisi II dipimpin oleh Sitti Nurlaila dari Partai Golkar, Komisi III dipimpin Tahrir Tasruddin dari Partai Amanat Nasional, Komisi IV ketuai Yaudu Salam Ajo dari PKS.
Untuk badan musyawarah dipimpin langsung Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh (ex officio), Badan Kehormatan dipimpin Abdul Malik Silondae dari PDIP dan Badan Pembentukan Perda dipimpin Joni Syamsudin dari Partai Gerindra.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif




