
Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar apel bersama dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Kota Kendari, di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kendari, Jumat 5 April 2019.
Apel bersama ini, Wali Kota Kendari Sullaknain Kadir bertindak sebagai pembina upacara, dan didampingi Komandan Kodim Letkol Cpn Fajar Lutfi Haris Wijaya, Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi, Ketua KPU Kota Kendari Jumwal Saleh, anggota Bawaslu Kota Kendari La Ode Hermanto dan Linmas se-Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, pemilu merupakan ajang pemilihan wakil rakyat dan pemilihan presiden skala nasional secara bersamaan.
Pemilu bukan untuk membentuk konflik namun bagaimana menciptakan pemilu kondusif dan damai.
“Dalam pelaksanaan tugas pengamanan diharapkan seluruh petugas dapat bersinergi dengan TNI dan Polri untuk menciptakan pemilu yang damai sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Sulkarnain.
Dalam kesempatan itu juga, Sulkarnain menekankan enam hal dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilu serentak tahun 2019.
Pertama, memahami tugas pengawasan pemilu serentak tahun 2019 ini adalah suatu kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apa pun sekaligus menjadi amal ibadah.
Kedua, menjalin sinergitas antara unsur pemerintah, TNI, Polri dan unsur komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.
Ketiga, segera kenali, cari temukan dan atasi serta menetralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menganggu pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019.
Keempat, tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku pada pihak-pihak yang mencoba menganggu kelancaran pemilu serentak tahun 2019.
Kelima, Babinsa dan Babinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarkan informasi hoaks serta menguatnya politik identitas yang dapat memicu disintegrasi bangsa.
Keenam, inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemerintah, dan tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang pada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.
Untuk itu, ia berharap para petugas pemilu dapat mengedukasi masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam menganggu jalan pemilu serentak tahun 2019.
“Saya mengharapkan, para petugas dapat mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks yang akan memecah belah dan merusak pesta demokrasi ini,” tutupnya.
Penulis : Haerun




