Plafon masjid DPRD Sultra terlihat berserakan di lantai masjid.
Kendari, Inilahsultra.com – Plafon masjid Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra yang baru dibangun tiba-tiba ambruk.
Peristiwa ambruknya plafon masjid yang baru saja diresmikan ini tidak diketahui pasti kapan waktunya. Namun, pada saat salat Jumat kemarin, 9 Juni 2017, aktivitas salat dialihkan ke masjid lama.
Informasi dari pekerja, ternyata, masjid yang baru dibangun itu diketahui plafonnya ambruk. Untungnya, dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa.
“Kita tidak tahu kapan ambruknya. Baru dilihat sekarang,” singkat seorang pekerja yang ada di lokasi.
Pekerja pun enggan memberikan keterangan lebih jauh soal ambruknya bangunan yang dibiayai oleh anggaran daerah ini.
Mereka terkesan menutupi informasi ambrukanya plafon masjid tersebut.
Berdasarkan pantauan jurnalis Inilahsultra.com, terlihat reruntuhan plafon berserakan di lantai. Beberapa sisi langit-langit masjid tampak telanjang tanpa plafon. Pintu masjid terlihat tertutup rapat.
Masjid ini sepertinya belum layak digunakan. Sebab, pada saat musim hujan, tetesan air merembes dari atas plafon.
Masjid DPRD Sultra ini tercatat dalam LPSE Pemprov Sultra. Pembangunannya dibebankan kepada anggaran daerah melalui Sekretariat DPRD Sultra.
Pada Tahun 2014, masjid ini mulai dianggarkan dengan nilai kurang lebih Rp 2 miliar. Sedangkan anggaran pengawasan proyek hanya sebesar Rp 72 juta.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Herianto




