
Kendari, Inlahsultra.com – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, memimpin proses verifikasi lapangan hybrid (VLH) Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 di Rujab Wali Kota Kendari, Rabu 9 Juni 2021.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bappenas dan Tim Independen.
Sulkarnain mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus berupaya mewujudkan Kota Kendari sebagai kota layak anak dan pihaknya akan beroptimis mendapatkan predikat utama di Kota Kendari.
“Tentu ini upaya bagi kita untuk terus melakukan pembenahan agar Kota Kendari yang kita dedikasikan untuk kota layak huni, salah satunya sebagai kota layak bagi anak-anak kita,” kata Sulkarnain.
Kata dia, hal ini dilakukan bukan semata-mata untuk mendapatkan predikat saja, namun diharapkan sebagai pedoman bahwa yang dilakukan mengarah pada sesuatu yang kebenaran.
Untuk itu, pihaknya bakal mengupayakan agar tidak ada lagi anak jalanan serta tidak ada lagi anak-anak yang mendapatkan kekerasan terhadap rumah tangga.
Sulkarnain juga mengaku, bahwa kasus kekerasan terhadap anak mengalami penurunan , dari yang sebelumnya terdapat 14 kasus menurut laporan terbaru menjadi 8 kasus.
“Tujuan terbesar kota layak anak adalah bagaimana anak sebagai generasi penerus mendapatkan haknya, ruang maupun fasilitas yang mendukung tumbuh kembang mereka. Apalagi zaman yang mereka hadapi saat ini sangat berbeda dengan zaman para orang tuanya,” tutupnya.
Reporter: Iqra Yudha




