
Ridwan Bae saat menggelar reses di Desa Besu Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe.
Kendari, Inilahsultra.com – Puluhan masyarakat di Desa Besu Kecamatan Morosi menyampaikan unek-uneknya kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ridwan Bae yang menggelar reses di daerah mereka.
Warga mengeluhkan terkait masalah pelebaran jalan di wilayah mereka.
Warga mengaku, belum mendapatkan ganti rugi lahan seperti yang dijanjikan sebelumnya. Padahal, kata warga, pagar dan sebagian halaman mereka tergusur akibat pelebaran jalan dimaksud.
“Sudah dibahas bersama warga soal ganti rugi lahan masyarakat, tapi hingga saat ini belum ada kejelasan,” ungkap warga Besu bernama Rasak kepada Ridwan Bae.
Warga lain Asis Tono mengungkapkan hal yang sama. Dia mengaku memiliki lima lahan yang terkena dampak pelebaran jalan.
“Saya punya lima lahan terkena dampak. Belum ada kesepakatan, lahan saya langsung digusur,” ungkap Tono.
Sementara itu, Camat Morosi Suriana Saranani mengaku, kecamatan ini baru tiga tahun mekar. Dia menyebut, ada dua kecamatan yang terkena dampak pelebaran jalan, yakni Morosi dan Sampara.
“Kita sudah bicarakan dengan kontraktornya dan data warga yang terkena dampak masih ada,” katanya.
Karena belum ada kejelasan dari pihak kontraktor, Ridwan meminta agar data lengkap pemilik lahan diberikan kepada dirinya untuk disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum.
Dia meminta agar data dilengkapi dengan jumlah harga lahan yang sesuai peraturan yang ditetapkan.
“Jangan tinggi-tinggi diusulkan. Sesuaikan saja. Saya tidak bisa mengusulkan ke pemerintah kalau tidak punya data. Saya harap, datanya secepatnya terkumpul dan diserahkan kepada saya. Tidak boleh satu satu oramg kumpulanya. Harus secara keseluruhan dan ibu camat bisa memfasilitasi itu,” katanya.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




