Kantor Lurah BWI Baubau Disegel

783

Sekelompok mahasiswa menyegel kantor BWI.


Baubau, Inilahsultra.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Pemerhati Rakyat turun ke jalan untuk menyuarakan dugaan pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan Lurah BWI Seniwati, Senin, 16 Oktober 2017.

- Advertisement -

Puluhan mahasiswa nekad menyegel Kantor Lurah Bukit Wolio Indah (BWI) Kota Baubau karena Lurah BWI Seniwati tidak berada ditempat dan kantor masih dalam keadaan tertutup pada pukul 10.15 wita.

Dalam orasinya, Dalman selaku Kordinator Lapangan (Korlap) mengaku kecewa terhadap Lurah BWI karena telah melakukan Pungli terhadap pengurusan Prona.

Dalman juga meminta kepada Lurah BWI untuk segera mengembalikan uang masyarakat yang dipungut melalui Prona tersebut.

“Ibu lurah telah meminta uang masyarakat dalam pengurusan Prona sebesar Rp 800 ribu. Seharusnya, pengurusan Prona hanya memakan biaya sebesar Rp 350 ribu saja,” teriaknya.

Menurutnya, Lurah BWI telah melanggar UUD Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok agraria serta beberapa peraturan lainnya.

“Kasus ini harus diusut tuntas dan harus segera ditindaklanjuti Pemkot Baubau,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Sudirman, warga Kelurahan BWI yang merupakan korban dugaan pungli yang dilakukan Lurah BWI merasa tertipu. Pasalnya, saat mengurus Prona, istrinya membayar Rp 800 ribu.

“Warga lain mengatakan biaya pengurusan Prona tidak sebesar itu. Yang tertulis dikwitansi sebesar Rp 350 ribu. Jadi total yang dibayar istri saya sebesar Rp 850 ribu karena belum termasuk materai,” tandasnya.

Reporter : Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...