Inisiasi Islah, KNPI Sultra Bakal Bertemu Menkumham

Kendari, Inilahsultra.com – Dalam rangka mendamaikan (islah) atau menyatukan perbedaan pemahaman tentang keberadaan organisasi KNPI, Umar Bonte selaku Ketua DPD KNPI Sulawesi Tenggara (Sultra) akan bertemu dengan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna Laoly.

Pertemuan tersebut dijadwalkan pada Sabtu 28 Oktober 2017 di Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Menurut Umar Bonte, rencana pertemuan tersebut sudah terkonfirmasi oleh Menkumham sendiri.

Anggota DPRD Kota Kendari ini menjelaskan, KNPI Sultra berinisiatif menemui Menkumham sebagai langkah awal menuju penyatuan kekuatan pemuda yang bernaung dibawah bendera KNPI.

-Advertisement-

“Alhamdulillah sudah terkonfirmasi, menteri menyiapkan waktu untuk bertemu,” aku Umar Bonte kepada inilahsultra.com, seraya menambahkan, momentum itu akan dimanfaatkan oleh KNPI Sultra untuk membicarakan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menyatukan kembali KNPI di seluruh Indonesia.

Inisiatif ini, kata Umar, didasari atas keprihatinannya terhadap polemik KNPI yang hingga saati ini belum tuntas, mulai dari pusat hingga di daerah.

“Jika masalah ini akan terus dibiarkan maka sama saja kita memelihara bibit-bibit konflik di bangsa ini. Di tengah hiruk-pikuk semangat nasionalisme, pemuda semestinya menjadi contoh, bukan pemicu dari sebuah masalah,” kata Umar Bonte, kepada jurnalis inilahsultra.com, Kamis 26 Oktober 2017.

Pamuda, kata dia, merupakan asset sebagai tonggak estafet masa depan bangsa yang harus terus dijaga semangat persatuan dan kesatuannya dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Oleh karena itu, Umar Bonte berharap, melalui pertemuan dengan Menkumham nanti akan melahirkan ide dan gagasan yang tegas untuk menyatukan kembali pemuda, dalam hal ini KNPI.

Bagi mantan Ketua MPM UHO Kendari ini, peran dan tanggung jawab Menkumham sangat dibutuhkan dalam mengakhiri polemik KNPI, sekaligus mempertegas keberadaan KNPI secara hukum agar masyarakat, khususnya pemuda tidak larut dalam perbedaan.

Umar meyakini, Menkumham dapat merespons baik inisiatif KNPI Sultra untuk niatan baik tersebut.

“Kenapa KNPI Sultra yang harus menginisiasi ini, karena selain ada hubungan kepartaian antara saya dengan Menkumham, juga memiliki kedekatan emosional terkait nilai-nilai ideologi kebangsaan. Artinya selama ini kita terus bersama membawa suasana Indonesia sebagai bangsa yang berbhineka.”

Dari seluruh DPD KNPI di Indonesia, kata Umar, hanya DPD KNPI Sultra yang memiliki hubungan emosional yang baik dengan Menkumham.

Selain Menkumham, sambung Umar, pihaknya juga sudah bertemu dengan Mendagri, dengan tujuan yang sama yakni membahas tentang rencana penyatuan KNPI. “Alhamdulilah pak Mendagri juga respons tentang hal ini,” tutup Umar Bonte.

Penulis: Jumaddin Arif

 

Facebook Comments