
Kendari, Inilahsultra.com – Sejak diresmikan pada Minggu, 1 Oktober 2017 lalu, gedung Private Medical Care Centre (PMCC) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari yang menelan anggaran Rp 54 miliar belum difungsikan.
Direktur RSUD Kota Kendari Asridah Mukaddim mengatakan, gedung PMCC yang belum difungsikan masih milik pemerintah Kota Kendari dan sampai saat ini belum diserakan secara resmi ke pihak RSUD Kota Kendari.
“Memang alat kesehatannya belum ada, tapi kalau pemerintah memberikan secara resmi ke pihak RSUD Kota Kendari, kami akan sesuaikan dengan alkes yang ada di RSUD sini,” katanya belum lama ini.
“Nanti sebagian alkes kita bawa di gedung PMCC untuk sementara waktu. Tapi kami belum punya tanggung jawab untuk itu,” tambahnya.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Kendari Sulkarnain mengatakan, gedung PMCC RSUD Kota Kendari belum difungsikan karena terkendala dengan pengadaan alat kesehatan (Alkes).
“Kita akan usahakan secepatnya untuk pengadaan beberapa alat kesehatannya, setelah itu kita akan operasikan secara resmi,” kata Sulkarnain Kadir di Kantor Wali Kota Kendari, Rabu 12 September 2018.
Memang kemarin, kata Sulkarnain, dalam pengadaan alkes gedung PMCC ada beberapa tender yang tidak terpenuhi. Sebab disesuaikan dengan keuangan daerah.
“Harus kita tahu bahwa alkes itu merupakan hal yang sering disoroti, kita ini serba salah, kita berhati-hati jadi lambat dan kalau kita terburu-buru takutnya terpeleset,” katanya.
Ia berharap dukungan seluruh masyarakat Kota Kendari dalam waktu dekat ini atau pada 2018 ini akan dituntaskan alkes gedung PMCC.
“Tahun ini kita tuntaskan, walaupun tidak 100 persen tapi kita lakukan dengan bertahap,” tutupnya.
Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman




