Mantap Praja di Pasarwajo, Polda Sultra: Calon Kades Jangan Main Kambinghitam

Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sultra menggelar sosialisasi di Kecamatan Pasarwajo, Kamis 13 September 2018.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Memasuki masa Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sultra menggelar sosialisasi di Kecamatan Pasarwajo, Kamis 13 September 2018. Sosialisasi menyasar kades-kades, lurah, tokoh masyarakat, agama dan pemuda dalam rangka menjaga kondusifitas jelang pesta Pemilu 2019 dan Pilkades serentak di Kabupaten Buton.

Kegiatan penyuluhan diinisiasi Tim Direktorat Binmas Polda Sultra dalam rangka cipta kondisi Operasi Mantap Praja 2017/2018 dipusatkan di Aula Kantor Camat Pasarwajo. Tim penyuluh dipimpin Kasi Bintibluh Ditbinmas Polda Sultra, AKP Syakrir dan didampingi Kasat Binmas Polres Buton, Iptu Yohannis TL.

Pada penyeluhan tersebut, peserta dibekali pemahaman tentang bahaya radikalisme, minuman keras, narkoba serta bagaimana mewaspadai pengaruh negatif medsos.

Tak kalah penting adalah bagaimana membantu aparat kepolisian menciptakan situasi kondusif jelang Pilkades serentak di Kabupaten Buton.

“Yang paling terdekat Pilkades untuk mengantisipasi pelaksanaan Pilkades di wilayah hukum Polres Baubau, semua potensi dimaksimalkan. Pesan kamtibmas harus tersosialisasi ke masyarakat,” ujar Kasat Binmas Polres Buton, Iptu Yohannis TL, diwawancarai usai kegiatan Mantap Praja

Menghadapi Pilkades Serentak, Polda Sultra tak lupa menyampaikan pesan khusus bagi calon kades. Mereka dilarang keras melakukan black campaign. Apalagi aksi kambinghitam yang rawan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

“Dalam kampanye tidak boleh mengkambinghitamkan seseorang untuk mendapat dukungan. Tidak boleh,” ujar AKP Syakrir.

Khusus di Desa Wasuemba yang dalam waktu dekat segera menghelat Pilkades Bhabinkamtibmas disarankan segera berkoordinasi dengan BPD dan tokoh masyarakat setempat. Pendekatan persuasif ini sebagai strategi menciptakan pilkades kondusif.

Reporter: Waode Yeni Wahdaniah
Editor: Din

Leave a Response