Baubau Dijatah 152 CPNS, Klik Disini Rincian Formasinya

H Asmaun

Baubau, Inilahsultra.com – Masyarakat Baubau kini tidak perlu lagi penasaran dengan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Baubau. Tahun ini, Baubau mendapat kuota dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) sebanyak 152 orang.

“Sudah ada kuotanya dari MenPAN sebanyak 152 orang untuk Kota Baubau,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Baubau, Asmaun diruang kerjanya, Kamis 13 September 2018.

Dari jumlah tersebut, Kata Asmaun, dibagi dua formasi yakni formasi umum dan formasi khusus atau Kategori Dua (K2). Namun formasi khusus dari jalur honorer K2 hanya dijatah sebanyak dua orang saja, sedangkan umum sebanyak 150 orang.

“Jalur honorer K2 hanya dua orang yakni tenaga guru satu dengan pendidikan S1 dan tenaga kesehatan satu dengan pendidikan minimal D3. Masing-masing kepemilikan ijazah sejak tahun 2013 dan telah masuk dalam database ditahun yang sama,” ujarnya.

Diketahui, pendaftaran dan verifikasi berkas akan digelar 19 September hingga minggu ketiga yakni 15 Oktober dan 16 Oktober adalah pengumuman verifikasi berkas.

Kemudian, 20 Oktober adalah pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) berbasis Computer Asissted Test (CAT). Dan 30 November adalah pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Bagi pelamar dapat mendaftar dengan mengakses situs resmi pendaftaran CPNS melalui sccn.bkn.go.id.

Berikut rincian formasi CPNS Kota Baubau:

* Formasi khusus 2 kuota yakni :
1. Tenaga guru, paling rendah pendidikan S1, 1 orang.
2. Tenaga kesehatan, paling rendah pendidikan D3, 1 orang.

* Formasi umum :
1. Tenaga Guru sebanyak 49 kuota meliputi:
– S1 PGSD, 26 orang
– S1 Pendidikan Agama Islam, 17 orang
– S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, 1 orang
– S1 Pendidikan Matematika, 1 orang
– S1 Pendidikan Teknik Informatika, 2 orang
– S1 Bimbingan dan Konseling, 2 orang
2. Tenaga Kesehatan sebanyak 70 kuota meliputi:
– Dokter Umum, 13 orang
– Dokter Gigi, 3 orang
– Dokter Spesialis Bedah Umum, 2 orang
– Dokter Spesialis Penyakit Dalam, 1 orang
– Dokter Spesialis Kesehatan Anak, 1 orang
– Dokter Spesialis Organ, 1 orang
– Dokter Spesialis Radiologi, 1 orang
– Dokter Spesialis Mata, 1 orang
– Dokter Spesialis THT, 1 orang
– Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, 1 orang
– Dokter Spesialis Orthopedi, 1 orang
– Dokter Spesialis Anastesi, 1 orang
– Dokter Spesialis Patologi Klinik, 1 orang
– Dokter Spesialis Anatomi, 1 orang
– Apoteker, 7 orang
– D3 Farmasi, 1 orang
– S1 Keperawatan Ners, 9 orang
– D3 Keperawatan, 9 orang
– D3 Anastesi, 1 orang
– S1 Kesehatan Masyarakat, 6 orang
– S1 Analis Kesehatan, 1 orang
– D3 Analis Kesehata, 1 orang
– D3 Radiologi, 1 orang
– S1 Ilmu Gizi, 1 orang
– D3 Gizi, 1 orang
– D3 Rekam Medik, 1 orang
– D3 Teknik Elektromedik, 1 orang
– D3 Refraksionis Optisien, 1 orang
3. Tenaga Teknis sebanyak 31 kuota terdiri :
– S1/D4 Teknik Sipil, 2 orang
– S1/D4 Teknik Pengairan, 1 orang
– S1/D4 Teknik Sipil, 2 orang
– D3 Teknik Arsitektur, 2 orang
– S1 Teknik Sipil, 2 orang
– S1 Teknik Arsitektur, 5 orang
– S1 Ekonomi Pembangunan/Akutansi/Manajemen, 2 orang
– S1 Statistik/Manajemen/Teknik Informatika/Ilmu Ekonomi, 3 orang
– S1/D4 Ekonomi Perdagangan/Manajemen/Administrasi Perkantoran, 2 orang
– S1/D4 Manajemen/Kajian Budaya/Religi dan Budaya, 2 orang
– S1/D4 Ilmu Perikanan/Agrobisnis, 2 orang
– S1 Pariwisata, 2 orang
– S1/D4 Ilmu Ekonomi/Hukum/Pemerintahan, 2 orang
– S1/D4 Pertanian, 1 orang
– S2 Agronomi dan Holtikultura, 1 orang

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Leave a Response