
Baubau, Inilahsultra.com – Bukan hanya pilot dan sopir saja yang di tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Baubau. Sabtu malam 22 Desember 2018, BNNK Baubau melakukan tes urine di tiga Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Baubau.
Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi BNNK Baubau, Al Azym menuturkan, pengawasan dan pemeriksaan urine di tiga THM tersebut diikuti sebanyak 81 karyawan dan pengunjung.
“Hasilnya ada empat orang karyawan yang positif menggunakan Benzo Diazepin. Yakni satu laki-laki dan tiga perempuan. Saat ini sedang penanganan lebih lanjut oleh seksi rehabilitasi,” tuturnya dalam konferensi pers di Kantor BNNK Baubau, Kamis 27 Desember 2018.
Keempat orang tersebut, kata dia, diminta untuk wajib lapor di Kantor BNNK Baubau. Namun, sejauh ini baru satu orang yang datang wajib lapor.
“Yang baru datang itu perempuan inisial C (28). Setelah ditelusuri ternyata dia ini sedang sakit dan mengkonsumsi beberapa jenis obat dan itu dari resep dokter,” ujarnya.
Dari obat resep dokter itu, lanjut dia, ada beberapa memang yang mengandung Benzo.
“Jadi dia bukan berarti positif menggunakan narkoba, tetapi menggunakan obat yang ada kandungan Benzo itu karena sedang sakit dan berdasarkan resep dokter,” pungkasnya.
Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan BNNK Baubau, AKP Anwar menambahkan, Benzo Diazepin itu adalah obat yang dikategorikan sebagai psikoaktif.
Biasa digunakan untuk mengatasi gejala gangguan psikologi seperti gangguan kecemasan dan insomnia. Jadi berperan sebagai obat penenang, anti kecemasan, hipnotik dan membuat orang lebih mudah tidur.
“Tetapi obat ini tidak sembarang dijual, karena harus dalam pengawasan dan melalui resep dokter. Karena akan berakibat fatal jika disalahgunakan,” tandas Anwar.
Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din




