Pendaftar Relawan Demokrasi di Kendari Masih Minim

Kendari, Inilahsultra.com – Peminat relawan demokrasi di Kota Kendari terlihat masih minim.

Sejak diumumkan beberapa hari lalu oleh KPU Kota Kendari hingga hari ini, Rabu 16 Januari 2019, sekira pukul 15.30 WITA, baru 43 orang yang datang mendaftar.

Padahal, batas waktu pendaftaran relawan demokrasi ini berakhir hari ini.

-Advertisement-

Ketua KPU Kota Kendari Jumwal Shaleh mengaku, dibutuhkan 55 orang relawan yang bergerak di 11 segmen.

Bila jumlah pendaftar tidak melebihi kuota, maka dimungkinkan akan diperpanjang pendaftaran.

“Yang mau direkrut 55 orang. Kita harap pendaftar lebih dari itu supaya kita bisa seleksi,” kata Jumwal Shaleh, Rabu 16 Januari 2019.

Menurut Jumwal, menjadi relawan demokrasi tidak lah rugi. Selain mendapatkan pengalaman di bidang kepemiluan, KPU akan memfasilitasi kebutuhan relawan.

Misal, pakaian, rompi, dan topi, buku saku. Selain itu, dalam kegiatan sosialisasi di basisnya, akan ditanggung KPU.

“Saat sosialisasi di basisnya, makan dan minum akan difasilitasi KPU,” katanya.

Tidak kalah pentingnya, relawan juga akan mendapatkan honor Rp 750 perbulan.

“Mereka akan bertugas mulai akhir Januari hingga hari H pemilihan (17 April 2019). Jadi selama tiga bulan,” jelasnya.

Menurut Jumwal, hadirnya relawan ini akan membantu KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih.

Sebelum turun, para relawan akan bergerak di 11 basis ini akan dibekali tentang ilmu kepemiluan.

“Yang pertama tentu manfaatnya bisa dapat pengalaman. Mereka akan punya ilmu khusus soal kepemiluan. Ini juga menjadi bekal mereka untuk jadi penyelenggara nantinya,” tuturnya.

Adapun 11 segmen basis pemilih dimaksud adalah basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, perempuan, tokoh agama, disabilitas, marjinal, komunitas, berkebutuhan khusus, warga internet dan relawan demokrasi.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments