Satu Warga Korban Banjir Alami Stres, Dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sultra

51
Tim SAR mengevakuasi warga yang terkepung banjir Konut. (Dok Basarnas Kendari)

Kendari, Inilahsultra.com – Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sultra dilaporkan merawat satu pasien korban banjir yang mengalami stres.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sultra Abdul Razak menyatakan, warga tersebut sementara dirawat.

- Advertisement -

“Saya kurang tahu dari mana. Infonya dari Konawe atau Konut. Yang jelas, ada 1 korban banjir yang kami rawat karena stres,” kata Abdul Razak ditemui di gedung DPRD Sultra, Senin 17 Juni 2019.

Ia menyebut, warga yang mengalami stres itu dilaporkan sudah tidak punya harta benda karena banjir yang menerjang Konawe dan Konut.

                       

“Korban ini sama sekali tidak punya BPJS, dengan demikian kita tangani karena darurat. Walaupun tidak punya BPJS, kita wajib layani,” ujarnya.

Ia menyebut, jumlah warga yang stres akibat bencana kemungkinan akan bertambah.

“Pascabencana biasanya banyak yang stres. Kemungkinan akan bertambah,” jelasnya.

Terhadap potensi bertambahnya warga korban banjir yang mengalami stres, RSJ Sultra akan memberikan pelayanan hingga program trauma healing.

“Kalau datang di RSJ, kita layani dan rawat dan kami juga telah turun ke lapangan untuk proaktif mengembalikan kepercayaan diri dan semangatnya,” jelasnya.

Saat ini, tanggap darurat telah diperpanjang oleh Pemprov Sultra terkait banjir Konawe dan Konawe Utara.

Di sini, RSJ Sultra akan menggandeng ahli psikologi untuk melakukan trauma healing kepada korban banjir.

“Dokter kita sudah turun di lapangan. Kita juga libatkan ahli psikologi,” jelasnya.

Ia menjelaskan, warga kerap mengalami trauma karena bencana yang ditimbulkan.

Kebanyakan alami stres karena kehilangan harta, rumah dan lahan pertanian.

“Belum lagi munculnya penyakit yang membuat mereka stres,” tuturnya.

Baca Juga :  Tujuh Warga Kombeli Buton Alami Keracunan

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...