PT GKP Bangun Pelabuhan Khusus di Pulau Wawonii, Walhi Sultra : Itu Tindak Pidana

Pelabuhan PT Gema Kreasi Perdana yang dianggap melanggar undang-undang. (Foto Walhi Sultra)

Kendari, Inilahsultra.com – Pembangunan pelabuhan khusus perusahaan tambang PT Gema Kreasi Perdana (GKP) di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat sorotan dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sultra.

Direktur Eksekutif Walhi Sultra Saharuddin menilai, pembangunan pelabuhan oleh PT GKP merupakan tindak pidana. Sebab, bertentangan dengan Undang-undang (UU) Pesisir No 27 tahun 2007 yang diubah menjadi UU No 1 tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

“Aktivitas disana harus sesuai dengan ruang. Mana izin lingkungannya PT GKP untuk membangun pelabuhan. Polisi harusnya tangkap, karena tak ada izin lingkungan untuk pembangunan pelabuhan,” kata Saharuddin saat ditemui di Kantor Walhi, Kamis 22 Agustus 2019.

-Advertisement-

Menurut dia, meski PT GKP mendapatkan penetapan lokasi dari Kementerian Perhubungan namun tidak bisa bangun pelabuhan khusus. Sebab, berdasarkan UU No 27 2007 harus ada izin lokasi dan izin pemanfaatan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

“Tapi sampai saat ini, KKP belum mengeluarkan izin lokasi dan pemanfaatkan. Sementara kata kawan saya di Dirjen, tidak ada izin yang masuk di Sultra untuk pemanfaatan ruang di laut,” jelasnya.

Lanjut Saharuddin, berdasarkan rencana strategis Pemprov Sultra, Pulau Wawonii merupakan pulau kecil dan hanya diperuntukkan kawasan atau zona perikanan, pariwisata dan pertanian, bukan pertambangan.

Ia menyebut, di tempat pembangunan pelabuhan khusus milik PT GKP saat ini, sebenarnya telah direncanakan pembangunan pelabuhan untuk perikanan.

“Di saat-saat adendumnya, waktu sidang jelas disampaikan oleh pimpinan sidang tidak boleh ada aktivitas di pesisir karena belum ada izin lingkungan untuk pembangunan pelabuhan khusus tambang,” tutupnya.

Sementara itu, dikonfirmasi kepada Direktur PT GKP Bambang belum memberikan komentar terkait pembangunan pelabuhan khusus.

“Jumat besok saja ya kita ketemu di Kendari, karena saya masih banyak kegiatan malam ini,” singkat Bambang

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments