Gelar Kegiatan di Kendari Menggunakan Dana Desa, Pendamping di Konsel Dapat Protes

868
Kegiatan desa di Konawe Selatan digelar di salah satu hotel di Kota Kendari. (Istimewa)

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerhati Desa Nusantara Perwakilan Konawe Selatan Rizal Taufik menyayangkan kegiatan desa di Kabupaten Konsel digelar di salah satu hotel mewah Kendari.

Selain menggelar kegiatan di luar daerah, kegiatan tersebut diduga dilaksanakan oleh pendamping desa.

- Advertisement -

Menurutnya, pendamping hanya bisa mendampingi kegiatan bukan sebaliknya, menyelenggarakan kegiatan.

Hal itu diatur di Permendes PDTT Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendampingan Desa.

                       

“Apa yang terjdi di Konsel dengan kegiatan pelatihan-pelatihan desa yang dilakukan oleh pendamping sementara regulasi melarang keras kalau melakukan kegiatan itu,” katanya, Sabtu 21 September 2019.

Terhadap adanya kegiatan dilaksanakan di luar daerah semacam Kota Kendari, jelas Permendes Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 melarangnya.

Kegiatan pelatihan itu dilakukan di luar daerah atau desa apa lagi menggunakan dana desa (DD) dilarang oleh aturan.

“Yang bisa itu kalau desa atas kesepakatan bersama paling jauh melakukan kegiatan itu di kecamatan,” tuturnya.

Untuk itu, ia meminta kepada SatKer P3MD Sultra agar memberi sanksi terkait pelanggaran pendamping dan memproses kasus ini karena sangat merugikan desa.

“Pendamping yang sebenarnya memberi pencerahan kepada desa tapi ini mendukung kegiatan yang melanggar aturan dilakukan oleh desa,” tuturnya.

Terhadap protes ini, Tendri, salah satu pendamping desa di Konsel yang turut ikut dalam kegiatan tersebut, belum memberikan jawaban saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...
                   
                   
Baca Juga :  Konser JLIVE, Jamrud Sukses Gemparkan Jammers di Kota Kendari