Kadis Pariwisata Buton Kesal FPBTB Terancam Tak Masuk Kalender Kemenpar RI

590
Laode Zainuddin Napa

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kabupaten Buton Laode Zainuddin Napa kesal dengan pembahasan usulan kalender even pariwisata nasional di Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Pasalnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra dianggap tidak memanfaatkan momen itu untuk memaparkan materi Festival Pesona Budaya Tua Buton (FPBTB).

- Advertisement -

“Seharusnya Dinas Pariwisata Sultra menyerahkan ke daerah jika tidak paham materi, apalagi ini berhububgan dengan even besar di Buton,” ujar Laode Zainudin Napa ketika dihubungi, Minggu 6 Oktober 2019.

Kata dia, undangan dari Kemenpar RI untuk menggelar rapat tanggal 2-3 Oktober lalu merupakan momen untuk memaparkan even daerah agar masuk dalam kalender Kemenpar RI.

                       

Namun, disayangkan Dinas Pariwisata Sultra tidak memahami materi Festival Pesona Budaya Tua Buton.

“Ini untuk kesekian kalinya Dinas Pariwisata Provinsi tidak memaparkan even di Buton dengan baik, padahal televisipun memberikan penghargaan terbaik kepada Buton dalam hal penyelenggara even internasional di daerah,” ujarnya.

Dia menilai, Dinas Pariwisata sengaja menghalangi Kabupaten Buton untuk masuk dalam Kalender Kemenpar RI. Padahal seharusnya sudah masuk sejak lama.

“Apa yang ada di kegiatan Festival Budaya Tua Buton jelas-jelas semuanya berkaitan dengan Budaya di Buton yang dilakukan turun temurun, seperti pesta adat, posuo, tandaki, asal kejadian manusia, tanggalnya pun jelas setiap bulan Agustus,” ujar dia.

Yang menjadi persoalan lagi, lanjut Zainuddin, materi yang dipaparkan Dinas Pariwisata Sultra justru menyamakan Festival Buton dengan Festival Keraton di Baubau, padahal berbeda. Apalagi Festival Sultra yang disebutnya tidak ada, hanyalah kegiatan Halo Sultra bukan festival seperti di Buton.

Dia menyayangkan, paparan Dinas Pariwisata Sultra tidak sesuai harapan di daerah. Seharusnya jika tidak paham dapat bertanya atau menyerahkan kepada daerah untuk memaparkannya langsung.

Baca Juga :  PUPR Rintis Jalan Menuju Makam Raja Buton Pertama

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...