Sulkarnain Minta DPRD Kota Kendari Kawal Pembangunan Kantor Wali Kota

35
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir

Kendari, Inilahsultra.com – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk bersama-sama mengawal pembangunan kantor wali kota menggunakan anggaran multiyears sebesar Rp 250 miliar.

Anggaran multiyears, lanjutnya, disepakati hanya satu kali dalam proses pembangunan selama tiga tahun jamak, dan tinggal pengawasan yang diperketat supaya pekerjaan sesuai yang direncanakan.

- Advertisement -

“Kita minta teman-teman dari DPRD untuk sama-sama awasi dan kawal proses anggaran pembangunan ini. Karena kita harap betul, nanti di tahun 2022 kantor wali kota yang baru 100 persen bisa kita manfatkan,” kata Sulkarnain Kadir di kantor DPRD Kota Kendari, Selasa 22 Oktober 2019.

Soal pembangunan kantor wali kota, kata orang nomor satu di Kota Kendari ini, sudah ada kajian-kajian dan masukan dari beberapa pengawas termaksud pihak penegak hukum.

                       

“Kita dapat masukan dari pengawas dan penegak hukum dengan anggaran sistem multiyears pembangunan kantor wali kota dapat dipastikan akan selesai sesuai dengan projetnya di tahun 2022,” ungkapnya.

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kendari ini mengungkapkan,
sebenarnya anggaran multiyears dimulai pada tahun 2020. Sedangkan pembangunan saat ini masuk dalam anggaran tunggal tahun 2019, dengan harapan setiap tahun bisa dianggarkan.

“Tapi masukan dari pihak penegak hukum supaya tidak ada celah dan berpotensi menjadi pelanggaran disarankan anggarannya melalui multiyears,” ungkapnya.

Lanjutnya, pembangunan kantor wali kota ini pada umumnya bertujuan untuk pelayanan di Kota Kendari semakin baik, karena sebagian kantor pelayanan seperti kantor Dinas Catatan Sipil Kota Kendari dan lainnya sudah tidak memungkinkan.

“Saya berharap juga kantor wali kota selesai, supaya menjadi mal pelayanan mungkin yang pertama di Sultra,” jelasnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Sultra Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu People Power

Ia menambahkan, dengan adanya multiyears ini akan menghemat anggaran, karena tidak lagi dilakukan tender berkali-kali seperti anggaran tahunan, dan ini akan berjalan sesuai dengan ketentuan.

Sebelumnya Komisi III DPRD Kota Kendari mengkritik pembangunan kantor wali menggunakan anggara multiyears sebesar Rp 250 miliar. Karena Kota Kendari defisit anggaran tapi melakukan pembangunan.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...