BEM FH UMB Soroti Penurunan Jam Pelayanan Kesehatan RSUD Baubau

322
Pengumuman penurunan standar pelayanan terpasang di kaca gedung RSUD Baubau, Senin 2 Desember 2019.
Bacakan

Baubau, Inilahsultra.com – Penurunan jam pelayanan kesehatan yang terjadi di BLUD RSUD Baubau sejak beberapa hari lalu mendapat kritikan pedas dari berbagai pihak.

-Advertisements-

Salah satunya, kritikan yang datang dari Bendahara Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) Muhamad Irwan Sugianto.

Menurutnya, persoalan dalam sebuah instansi adalah hal yang wajar, walaupun sampai ada somasi dan mosi tidak percaya, pun juga hal yang wajar demi perbaikan dalam sebuah lembaga tersebut.

“Dalam sebuah instansi, adanya perbedaan pandangan itu hal yang biasa dan wajar-wajar saja dan mungkin perbedaan itu demi sebuah perbaikan instansi tersebut, karena pada dasarnya perbedaan itu adalah rahmat,” tuturnya kepada Inilahsultra.com.

Tetapi, lanjut dia, jika persoalan itu berbuntut pada pengurangan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, maka itu merupakan sebuah pelanggaran terhadap konstitusi Bangsa Indonesia.

Pertanyaan kemudian, apa landasan hukum sehingga ada perbuatan dengan mengurangi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.

Irwan menguraikan, amanah konstitusi didalam Pasal 28H ayat (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh
pelayanan kesehatan.

Selain itu melekat dalam diri mereka tentang sumpah profesi. Sumpah itu dibacakan oleh seseorang yang akan menjalani profesi dokter indonesia secara resmi.

Dijelaskan, dalam kode etik kedokteran Indonesia pasal 8, juga dijelaskan bahwa dalam melakukan pekerjaannya seorang dokter harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan memperhatikan semua aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh (promotif, prefentif, kuratif, dan rehabilitatif), baik fisik maupun psiko-sosial, serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya.

“Saya percaya persoalan yang sedang terjadi di internal RSUD Baubau adalah demi sebuah kebaikan. Tapi tolong jangan mengurangi hak masyarakat dalam hal kesehatan,” tegasnya.

Untuk diketahui, penurunan jam pelayanan kesehatan di RSUD Baubau adalah buntut dari mosi tidak percaya terhadap direktur RSUD Baubau yang dilakukan oleh para dokter dan pegawai RSUD Baubau.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...