DPRD Butur Temukan Petugas Kesehatan di Pelabuhan Labuan Belum Terima Uang Makan

1925
 

Buranga, Inilahsultra.com – DPRD Buton Utara (Butur) menyayangkan kinerja Tim Penanganan Covid-19. Pasalnya, petugas kesehatan yang berjaga di Pelabuhan Labuan belum menerima uang makan.

Selain itu, tim yang melakukan screaning di Pelabuhan Labuan juga belum mendapatkan kiriman masker.

- Advertisement -

Anggota DPRD Butur Mazlin mengatakan, seharusnya kebutuhan petugas kesehatan yang berjaga di Pelabuhan Labuan bisa diutamakan. Pasalnya, tim ini merupakan garda terdepan dalam menangani wabah virus Corona atau Covid-19.

Bukan hanya itu, Mazlin juga menyoroti perlatan kesehatan yang tiba di Butur belum juga didistribusikan untuk petugas kesehatan di Pelabuhan Labuan.

“Pak Kapus (Kepala Puskesmas) sebentar utus orang kesana (BPBD) untuk ambil itu peralatan kesehatan. Kalau tidak berani minta, telepon saya, saya akan temani,” kesalnya.

Ketua DPRD Butur Diwan mengatakan, Tim Penanganan Covid-19 tidak boleh mengeluh soal anggaran. Pasalnya, instruksi Presiden RI sangat jelas terkait biaya penanganan virus Corona.

“Jangan ada keluhan soal anggaran. Anggaran banyak, yang penting masyarakat kita sehat,” tuturnya.

Bukan hanya itu, Diwan juga meminta agar kebutuhan petugas kesehatan yang berjaga di Pelabuhan Labuan harus diutamakan.

“Jangan coba main-main soal penanganan Virus Corona ini,” tandasnya.

Kepala Puskesmas Wakorumba Utara Zhamani mengatakan, pihaknya bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan (Screaning) di Pelabuhan Labuan sejak tanggal 21 Maret 2020. Screaning ini melibatkan para perawat PNS dan magang.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya sangat membutuhkan masker untun petugas yang berjaga. Pasalnya, sampai saat ini belum ada masker yang dikirimkan.

“Masker belum ada. Kemudian untuk makan minum petugas yang jaga saya masih pakai uang pribadi,” tuturnya.

Dia menjelaskan, untuk proses pemeriksaan kesehatan di Pelabuhan Labuan dilakukan secara giliran. Pagi hari dijaga oleh petugas kesehatan Puskesmas Wakorumba Utara dan siang hari dijaga oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Labaraga.

“Kita giliran dengan Puskesmas Labaraga,” ungkapnya.

Kepala Pelabuhan Labuan Sukirman mengatakan, sejak wabah Virus Corona jumlah penumpang terus menurun. Namun kapal feri rute Labuan-Amolengo terus beroperasi.

“Kalau untuk penghentian sementara tidak ada. Belum ada instruksi dari pimpinan kami,” terangnya.

Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...