Mulai 24 April, Nekat Mudik Terancam 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

4381
 

Kendari, Inilahsultra.com – Presiden RI Joko Widodo secara resmi mengumumkan larangan mudik pada Hari Raya Idulfitri tahun 2020.

Keputusan tersebut disampaikan langsung orang nomor satu di Indonesia dalam rapat terbatas melalui video Conference, Selasa 21 April 2020 dengan menimbang ancaman penyebaran Covid-19 atau  virus di Indonesia.

- Advertisement -

“Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” kata Jokowi, seperti di nukil dari Kompas.com, Rabu 22 April 2020.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Perhubungan (Menhub), Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, aturan larangan mudik bakal dikebut sehingga bisa selesai dan berlaku pada Jumar 24 April 2020.

“Larangan mudik efektif terhitung Jumat, 24 april 2020. Ada sanksi-sanksinya tapi sanksi efektif 7 Mei,” tegas Luhut

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan aturan mengenai pembatasan di sektor transportasi.

Dalam upaya untuk menegakkan peraturan, kata Budi, diperlukan adanya sanksi atas pelanggaran di samping pengawasan dan pemantauan langsung oleh anggota dan Polri. Adapun sanksi yang bisa diterapkan berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan

“Sanksi yang paling ringan bisa dengan dikembalikan saja kendaraan tersebut untuk tidak melanjutkan perjalanan mudik. Sementara untuk hukuman  paling berat dalam pasal 93 yaitu kurungan paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp 100 juta,” tegasnya.

Editor : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Komentar
loading...