Nekat Mudik, Satu Mahasiswi di Butur di Karantina

1357
 

Buranga, Inilahsultra.com – Salah satu mahasiswi Perguruan Tinggi di Kendari nekat mudik di Kabupaten Buton Utara (Butur) agar bisa berlebaran dengan keluarga, Sabtu 23 Mei 2020.

Namun, setelah tiba mahasiswi ini justeru harus menjalani karantina di sebuah gedung milik TK di Desa Labulanda Kecamatan Kulisusu Barat.

- Advertisement -

Kepala Desa Labulanda, Aswan mengatakan, mahasiswi tersebut harus menjalani karantina karena berasal dari zona merah penyebaran Covid-19.

“Kita wajibkan untuk karantina karena dari zona merah. Dan yang bersangkutan bersedia,” kata Aswan via telepon selularnya, Minggu 24 Mei 2020.

Menurut dia, secara administrasi mahasiswi itu tercatat sebagai salah satu warga Desa Kasulatombi. Namun tempat tinggalnya masuk dalam wilayah Desa Labulanda.

Sehingga, lanjut Aswan, proses karantina ditangani oleh kedua desa. Termasuk pemenuhan kebutuhan Sembako selama menjalani karantina.

“Kita jamin kebutuhan Sembakonya selama proses karantina. Jadi yang bersangkutan dapat dari Desa Kasulatombi dan Desa Labulanda,” tuturnya.

Menurut dia, karantina harus dilakukan kepada warga yang masuk dari daerah terpapar. Apalagi dari Kota Kendari sebagai daerah transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Aswan menambahkan, proses karantina akan dilakukan selama 14 hari sesuai protokol kesehatan. Setelah proses itu selesai maka mahasiswi tersebut akan menjalani proses pemeriksaan.

“Memang mahasiswi itu belum menjalani pemeriksaan kesehatan. Tapi dia dari daerah terpapar. Ini adalah bentuk kewaspadan terhadap penyebaran virus Corona,” ujarnya.

Aswan berharap, seluruh masyarakat Desa Labulanda aktif melaporkan setiap warga yang masuk. Apalagi jika ada warga yang baru tiba dari daerah terpapar.

Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...