Diduga Cabuli Siswinya, Oknum Guru di Muna Ditetapkan DPO

Screenshot foto terduga pelaku dan surat OPD yang disebar di Facebook.
Bacakan

Laworo, Inilahsultra.com – Salah seorang oknum guru di Kabupaten Muna, LR (39) diduga tegah mencabuli siswanya sendiri. Kejadian itu sudah sekitar satu bulan yang lalu.

Dugaan pencabulan itu awalnya diketahui ketika orang tua siswa langsung mengadukannya di Kantor Polisi Sektor (Polsek ) Parigi belum lama ini.

-Advertisement-

Setelah menerima laporan itu, pihak Polsek Parigi langsung melakukan pencarian terhadap terduga pelaku yang mengajar di salah satu SMP di kecamatan Parigi, Desa Labulu-Bulu.

Hingga sampai saat saat ini, terduga pelaku kasus persetubuhan anak itu belum ditemukan dan pihak kepolisian langsung menetapkan daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Parigi Iptu Adio, membenarkan kejadian itu. Kata dia, kasus persetubuhan anak yang dilakukan oleh oknum pegawai negri sipil (PNS) yang mengajar di salah satu SMP Desa Labulu-Bulu sesuai laporan yang masuk di Polsek Parigi telah melakukan persetubuhan anak dibawa umur yang tidak lain adalah siswanya sendiri.

“Kejadiannya memang ada. Itu kejadianya sudah sekitar satu bulan lalu. Dia (pelaku) itu PNS guru SMP di Desa Labulu-Bulu dan kejadianya itu diajak jalan-jalan. Sementara LPnya masuk sudah satu bulan lebih dan rumit sekali ini orang didapat sehingga kita tetapkan sebagai DPO,” Kata Adio Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin, 15 Februari 2021.

Dalam surat keterangan DPO yang di keluarkan Resort Muna Sektor Parigi, pria kelahiran Desa Laiba itu dalam keteranganya poin 13 telah melanggar tindak pidana dugaan persetubuhan atau pencabulan beberapa kali terhadap anak.

Tepatnya, terjadi pada hari Jumat, tanggal 27 November 2020 sekitar jam 01.30 WITA bertempat di Desa Laiba Kecamatan Parigi.

Kemudian, hari Selasa, tanggal 1 Desember 2020 sekitar pukul 24.30 WITA bertempat di Desa Laiba, Hari Jumat tanggal 4 Desember 2020 sekitar jam 24 . 30 WITA juga bertempat di Desa Laiba. Setelah itu hari Minggu tanggal 06 Desember 2020 bertempat di Desa Laimpi Kecamatam Kabawo.

Berlanjut hari Senin, 7 Desember 2020 sekitar jam 12.45 WITA bertempat di Desa Lamaeo Kecamatan Kabawo dan hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 sekitar jam 03.00 WITA bertempat di Desa Laiba.

Poin 15 yang ditandatangni langsung oleh Kasat Reskrim Polres Muna, Hamka ditulis bahwa saat ini tersangka telah melarikan diri di dalam dan di luar wilayah hukum Polsek Parigi Polres Muna.

Reporter : Muh Nur Alim

Facebook Comments