Tahanan Narkoba yang Kabur dari Rutan Polda Sultra Diciduk saat Berlayar

Tahanan kasus narkoba yang kabur dari Rutan Polda Sultra ditangkap di perairan Teluk Kendari, saat hendak ikut berlayar mencari ikan di Laut Banda. (Foto: Onno/Inilahsultra.com)

Kendari, Inilahsultra.com – Pelarian Sahid (21), tahanan kasus narkoba yang kabur dari Rutan Polda Sultra terhenti ditangan polisi. Sahid kabur dari Rutan Polda Sultra, terhitung sudah 11 hari.

Setelah kabur dari Rutan, Sahid masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tahanan tersebut berhasil ditangkap di Perairan Teluk Kendari, Minggu 23 Mei 2021, sekira pukul 12.30 WITa.

Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman mengatakan, tahanan ini sudah 11 hari kabur dari Rutan Polda Sultra. Rencananya hari ini, tahanan tersebut hendak melarikan diri dengan ikut berlayar mencari ikan di Laut Banda menggunakan Kapal Motor Mantoangin.

-Advertisement-

“Setelah kami menerima informasi itu, tim dari Ditresnarkoba Polda Sultra dibantu Ditpolairud bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap kapal yang ditumpangi tahanan itu,” kata Eka Faturrahman saat dikonfirmasi Inilahsultra.com.

Saat melakukan pengejaran, petugas menggunakan 1 unit Kapal Patroli Ditpolairud, 1perahu karet Ditpolairud, dan 2 unit kendaraan roda empat.

“Kapal yang digunakan tahanan tersebut sudah bertolak dari dermaga, kami bergerak melakukan pengejaran. Alhasil, ditengah perairan Teluk Kendari tahanan itu kami tangkap,” terangnya.

Untuk diketahui, Sahid merupakan tahanan titipan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari. Kaburnya Sahid dikabarkan, Selasa 11 Mei 2021 lalu. Kaburnya tahanan tersebut diduga kuat akibat kelalaian dari pihak petugas yang saat itu berjaga di Rutan Polda Sultra.

Kaburnya tahanan itu, saat bulan Ramadan. Dimana Sahid dikabarkan hilang tepat saat menjelang berbuka puasa. Polisi yang berjaga saat itu ada berjumlah 8 orang, hanya 6 orang yang berjaga saat itu.

Reporter: Onno

Facebook Comments