Besok, MTQ Tingkat Kabupaten Buton Dibuka

Murtaba Muru

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 45 tingkat Kabupaten Buton tahun 2018 akan dibuka secara resmi di La­pangan Sepak Bola Kelurahan Watumotobe Kecamatan Kapontori, Kamis 15 Februari 2018. Rencananya kegiatan itu dibuka Pelaksana tugas (Plt) Bupati Buton La Bakry.

Ajang yang digelar setiap dua tahun ini, berlangsung dari tanggal 15 Februari hingga 19 Februari 2018. Diawali dengan pendaftaran ulang peserta.

“Akan mempertandingkan 7 cabang dengan 36 golongan,” jelas Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Setda Buton Murtaba Muru ditemui di ruang kerjanya, Rabu 14 Februari 2018.

-Advertisement-

Sebelum pembukaan, kata dia, ratusan peserta dari 7 kecamatan akan melakukan pawai Taaruf yang diiringi marching band. Selanjutnya, ratusan peserta tersebut akan dikumpulkan dilapangan sekaligus mengikuti pembukaan.

“Untuk pendaftaran peserta di mulai dari Senin kemarin dan berakhir Rabu malam ini pukul 18.00 wita. Hingga kini semua kecamatan sudah mendaftar,” katanya.

Adapun cabang-cabang yang dipertandingkan yakni Hafsir Quran, Tafsir Quran, Fahmir Quran (ceceki), Sahrir Quran (pencerahan), Khatir Quran (dekorasi/lukisan), cabang makalah (Ilmiah Al Quran), Solis Quran (menyanyi lagu islamiah).

“Yang  pasti semua cabang ini putra-putri. Namun ada batas kelompok golongan umur mulai dari anak-anak (15 tahun), remaja (18 tahun) dan dewasa/umum (35 tahun),” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Murtaba, seluruh persiapan MTQ telah rampung. Panitia sudah mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah daerah. Utamanya menyangkut kesiapan sarana dan prasarana selama pelaksanaan MTQ.

“Mulai dari pemondokan peserta (kafilah) tiap kecamatan, rute pawai, panggung dan lain-lain yang menjadi alat pendukung sudah kita siapkan,” bebernya.

Ia menambahkan untuk pemondokan  ratusan peserta, telah disiapkan 30 rumah penduduk. Setiap kecamatan menyiapkan lima rumah penduduk. Pasalnya tidak ada hotel atau penginapan.

Reporter: Nia
Editor: Din

Facebook Comments