Pengurus IJTI Sultra Tolak Wacana KLB IJTI

Pengurus IJTI Sultra. (Istimewa)

 

Kendari, Inilahsultra.com – Pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Sulawesi Tenggara (Pengda IJTI Sultra) menolak adanya Kongres Luar Biasa (KLB) IJTI.

Bentuk penolakkan itu, karena adanya isu dari kelompok yang mengatasnamakan jurnalis TV. Mulai isu mosi tidak percaya dan keuangan organisasi. Sehingga muncul wacana Majelis Penyelamat IJTI.

-Advertisement-

Menyikapi hal itu, Ketua IJTI Sultra, Azdar Zuula mengatakan, Pengda IJTI Sultra tetap solid mendukung kepemimpinan Ketua Umum Yadi Hendriana dan Sekjen Indria Purnamahadi hingga masa jabatan 2021. Namun dengan adanya majelis penyelamat IJTI dan adanya kongres luar biasa, pengurus IJTI Sultra menolak.

“Kami sudah menerima laporan pertanggungjawaban pengurusan IJTI pusat periode 2012-2016, saat kongres V di Jakarta pada Januari 2017 lalu. Seluruh laporan keuangan itu sudah dipublikasi, sehingga penyalagunaan keuangan pengurus pusat adalah fitnah,” tegas Asdar kepada Inilahsultra.com, Sabtu 17 November 2018.

Untuk itu, Asdar Zuula mengecam sejumlah oknum yang membuat narasi menyebutkan IJTI Pusat. Dia juga menilai, menjegal bantuan kemanusiaan bagi jurnalis korban gempa di Sulteng, merupakan narasi kebohongan yang dibuat untuk membunuh karakter organisasi.

“Kami tetap menghargai kritikan, masukan untuk perkembangan organisasi dan tidak mentolerir fitnah,” tegasnya.

Asdar juga menolak segala bentuk wujud provokasi, hasutan dan propaganda yang coba dimainkan oleh oknum yang mengatasnamakan diri sebagai bagian dari jurnalis televisi dengan tujuan memperkeruh kondusifitas internal organisasi.

“Pengda IJTI Sultra komitmen, manjaga marwah organisasi, profesionalitas dan etika dalam menjalankan tugas,” tutupnya.

Penulis : Onno

Facebook Comments