
Jakarta, Inilahsultra.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi melepas status Kabupaten Buton Selatan (Busel) dari Daerah Otonomi Baru (DOB) menjadi daerah otonom.
Selain Busel, dua daerah lainnya juga di Sultra ikut melepas status DOB ini. Diantaranya, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dan Kabupaten Muna Barat (Mubar).
Ketiga Kabupaten yang resmi naik status menjadi daerah otonom ini, mekar bersamaan lima tahun lalu, tepatnya 2014 dari pemerintahan induk. Dimana, Mubar pemekaran dari Muna serta Buteng dan Busel pemekaran dari Buton.
Tiga kabupaten baru itu mendapatkan capaian akhir hasil evaluasi perkembangan (EPDOB) dengan kategori baik.
Atas pencapaian tersebut, tiga kepala daerah yang baru naik status ini diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan sebagai wujud apresiasi pemerintah pusat.
Piagam penghargaan itu, diserahkan Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan DPOD Dirjen Otonomi Daerah Kemengari Drs Andi Bataralifu, di Kemendagri pagi tadi, Kamis 7 November 2019.
Plt Bupati Busel La Ode Arusani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemendagri, yang telah membimbing dan memberikan petunjuk kepada Pemkab Busel sehingga dapat menyelenggarakan pemerintah dengan baik.
Meski sudah berstatus Daerah Otonom, Arusani berharap, Kemendagri terus mengontrol dengan memberikan perhatian, bimbingan dan petunjuk untuk kemajuan Busel kearah yang lebih baik lagi.
“Alhamdulillah, kami berharap Kemendagri tetap memberikan perhatian serius, bimbingan dan petunjuk kepada kami untuk kebaikan dan kemajuan Busel kedepan,” pungkas orang nomor satu di Kabupaten Busel ini.
Terpisah Asisten I Setkab Busel LM Muslim Taangi mengatakan, dengan naiknya status Busel menjadi daerah otonom, masyarakat diharapkan selalu mendukung seluruh program pemerintah daerah untuk kemajuan Busel kedepan.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur dengan naiknya status Busel. Ini merupakan apresiasi positif dari Kemendagri, terutama apresiasi kepada kepala daerah karena telah pro aktif,” tandas Muslim Taangi.
Untuk diketahui, nilai akhir evaluasi pengembangan tahun 2019, peringkat pertama diperoleh Muna Barat dengan nilai 93,25, disusul Kabupaten Busel 91,25 dan urutan terakhir Buton Tengah 90,50.
Reporter: Muhammad Yasir




