Kadis Diknas Ditahan, Ketua DPRD Buton Prihatin

Plt Bupati Buton La Bakry (kiri) dan Ketua DPRD Buton Laode Rafiun (kanan).


Pasarwajo, Inilahsultra.com – Ketua DPRD Buton Laode Rafiun mengaku prihatin atas kasus dugaan korupsi yang menyeret Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Buton La Renda. Meski begitu, Rafiun menganggap, kejadian itu sebenarnya kelalaian.

Pekan lalu, La Renda ditahan penyidik Polres Buton dalam kasus dugaan korupsi pembukaan lahan transmigrasi dan sumur galian Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Buton tahun 2015 lalu. Ketika itu, La Renda menjabat sebagai kepala dinas.

-Advertisement-

Menurut Rafiun, yang terjadi pada pembukaan lahan transmigrasi dan sumur galian adalah kelalaian. Walaupun pasal yang dikenakan adalah korupsi.

Rafiun menegaskan, agar kejadian seperti itu tidak terulang, maka dalam melaksanakan proyek, kadis harus bertindak sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kan sudah ada mekanisme, ada konsultan, pengawas, perencanaan agar benar-benar menganalisa standarisasi. Kadang kala tidak tepat sehingga menimbulkan kerugian dari kontrakor juga,” ujarnya.

Bukan hanya itu, Rafiun juga mewarning agar pemerintah daerah lebih selektif dalam menentukan konsultan. Sehingga tidak menimbulkan kerugian negara.

“Kaitannya dengan dinas transmigrasi ini adalah lalai. Belum selesai 100 persen sudah mencairkan anggaran,” terangnya.

Reporter: Nia
Editor: Din

Facebook Comments