Petani Dalam Pusaran Sistem Ekonomi yang Tidak Berkeadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Oleh: Satrio Damardjati, SP 
(Ketua Umum PETANI)


Pembangunan Pangan Nasional pada hakikatnya merupakan rangkaian upaya fasilitasi untuk mendorong berkembangnya usaha-usaha pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan sehingga memiliki Nilai Tambah Petani (NTP) sebagai Kelas Menengah Produktif dan daya saing, yang pada tahap selanjutnya meningkatkan kesejahteraan petani yang merupakan perwujudan salah satu misi Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI), yaitu, gerakan industrialisasi pangan nasional berbasis kerakyatan, dimana petani sebagai Kelompok Menengah Produktif mampu secara mandiri, berdikari dan berbasis pada kearifan lokal masing-masing wilayahnya untuk membangun dan berproses produksi pangan secara berkelompok.

Dengan demikian, lingkup pembangunan pangan nasional sangat luas, karena tidak hanya menyangkut produksi komoditas pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan melainkan juga untuk mewujudkan kedaulatan pangan, pengembangan agribisnis kerakyatan di perdesaan berbasis kearifan lokal, terkait dengan bidang-bidang lain, seperti sistem jaminan mutu produksi pangan dan yang lebih penting adalah peningkatan kesejahteraan dan Nilai Tambah Petani.

-Advertisement-

Jika pada potensi sumber daya yang dimiliki, Indonesia sebenarnya menjadi salah satu negara penghasil utama aneka komoditas pangan, sebab sebagian besar wilayahnya memiliki keunggulan komparatif di sektor pertanian, perkebunan, kelautan maupun perikanan. Akan tetapi tantangan yang berat bagi produktifitas pangan di Indonesia adalah harus menghadapi persaingan dengan pangan dari negara maju yang jauh lebih murah.

Untuk menghadapi persaingan perang pangan internasional (International food war) ini, maka salah satu strateginya adalah sebuah gerakan industrialisasi pangan nasional yang berbasis kerakyatan dengan fundamental pengembangan basis produksi petani secara terpadu yang mendukung agribisnis dan agroindustri, disamping tetap meningkatkan diversifikasi produktivitas pangan perlu juga usaha-usaha perbaikan dan peningkatan kualitas hasil panen, kualitas produk hasil pengolahannya dan mata rantai distribusi maupun manajemen pemasaran hasil produksi pangan.

Facebook Comments