
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Aliansi Lintas Etnis Kabupaten Buton mengutuk keras bentrokan antara warga Desa Gunung Jaya dan Sampoabalo. Kecaman itu disampaikan dalam konfrensi pers yang di gelar, Sabtu 8 Juni 2019.
“Jujur kami mengutuk keras tindakan pembakaran ini jangan sampai merembet pada isu Sara dan dalam kejadian pembakaran di Desa Gunung Jaya itu adalah persoalan oknum bukan etnis,” ungkap Ketua Aliansi Lintas Etnis, Azis.
Kata dia, Aliansi Lintas Etnis akan melakukan komunikasi dengan seluruh kelompok pemuda di Kabupaten untuk menciptakan kedamaian.
“Kita inginkan kedamaian, masyarakat Kabupaten Buton jangan terprovokasi dengan isu yang berkembang, mari kita menciptakan kedamaian,” ujarnya.
Azis menegaskan, pihaknya akan bersama-sama dengan pemerintah membantu menciptakan kedamaian di Kabupaten Buton.
Jujur, lanjut dia, bentrokan antar warga hingga terjadi pembakaran dan pengrusakan 87 rumah, merupakan peristiwa terburuk yang pertama kali terjadi di Kabupaten Buton. Semoga kedepan peristiwa serupa tidak terulang lagi.
Azis juga mengapresiasi kinerja TNI/Polri yang sudah melaksanakan tugas dengan baik hingga situasi di dua desa tersebut berangsur kondusif.
“Kami mengapresiasi tindakan yang dilakukan TNI/Polri yang sudah mampu mengamankan kejadian ini. Ini Persoalan oknum bukan etnis. Masyarakat Sampoabalo tidak semua ikut terlibat, ini murni tindakan kriminal,” ujarnya.
Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania




