Keluarga Korban Longsor Tambang di Kolut Mengadu ke DPRD Sultra

149
Massa aksi memperlihatkan foto korban longsor tambang diduga ilegal di Kolaka Utara.

Kendari, Inilahsultra.com – Keluarga korban longsor tambang di Kabupaten Kolaka Utara datang mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Selasa 9 Juli 2019.

Massa yang mengatasnamakan diri Wonua Mekongga ini menggelar demonstrasi di halaman gedung DPRD disertai dengan pengeras suara.

- Advertisement -

Usai menggelar demo, anggota Komisi III DPRD Sultra Akalim menemui massa.

Ketua Umum Wonua Mekongga Egri menyebut, korban longsoran yang diduga dari aktivitas tambang ilegal itu terjadi pada Senin 8 Juli 2019 di Dusun
Lanipa Nipa Desa Sulaho Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolut.

                       

Korban meninggal diketahui bernama Eko (33) dan Adam (9). Anak di bawah umur ini ikut naik di escavator yang dikemudikan Eko saat menguruk material tambang.

Saat itu lah, alat berat ditimbun longsor beserta keduanya hingga meninggal dunia.

“Namun, masalah ini dilarang oleh pihak perusahaan untuk diekspos ke publik,” kata Egri di gedung DPRD Sultra.

Menurut dia, aktivitas tambang ilegal di Kolut ini sengaja dibiarkan tanpa disentuh penegak hukum.

“Hal ini telah merusak lingkungan sekitar. Padahal, perusahaan yang mengolah di lokasi itu tidak sesuai izin yang diberikan,” tekannya.

Untuk itu, mereka meminta agar DPRD Sultra segera ikut bersikap dan mendesak Dinas ESDM Sultra untuk menutup aktivitas tambang ilegal tersebut.

Mereka juga menyerukan agar aparat penegak hukum segera bertindak karena dikhawatirkan bisa menimbulkan korban susulan.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Sultra Akalim menyebut, aspirasi yang disampaikan ini akan segera ditindaklanjuti dan dibicarakan di tingkat pimpinan.

Ia berjanji akan memanggil pihak terkait untuk membicarakan masalah tersebut.

Baca Juga :  Warga yang Hilang di Pegunungan Konut Ditemukan Lemas, Diduga Depresi

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...