Pemkot Kendari Resmi Serahkan Dokumen KUA-PPAS APBD 2020 ke DPRD

132
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyerahkan dokumen KUA PPAS APBD Perubahan 2019 Kota Kendari ke Ketua DPRD Sementara, Subhan.

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari resmi menyerakan dokumem Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Selasa 1 Oktober 2019.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Kendari sementara Subhan bersama Wakil Ketua sementara Rusiawati Abunawas, dihadiri langsung Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, Sekda Nahwa Umar, dan para anggota DPRD serta para pimpinan SKPD.

- Advertisement -

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyerakan langsung draft KUA-PPAS 2020 dan diterima langsung Ketua DPRD sementara Subhan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Kendari.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, penyerahan dokumen KUA-PPAS APBD 2020 mengarah pada kerja pemerintah pusat dengan tema ‘Peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan berkualitas’.

                       

“Sinkronisasi tema ini merupakan bentuk dukungan Pemkot Kendari dalam mewujudkan keserasian pembangunan pusat dan daerah melalui program dan kegiatan yang sinergis,” kata Sulkarnain.

Arah pembangunan Kota Kendari tahun 2020, lanjut Sulkarnain, akan difokuskan untuk mengatasi masalah-masalah mendasar yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Peningkatan pelayanan berbasis informasi teknologi, pembangunan sumber daya manusia, peningkatan dan pembangunan infrastruktur, peningkatan nilai tambah ekonomi, penanggulangan banjir, penataan lingkungan perumahan dan kawasan permukiman,” jelasnya.

Lanjut Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kendari mengungkapkan, ringkasan pendapatan belanja dan pembiayaan daerah tahun anggaran 2020 antara lain.

Pertama pendapatan daerah, pada KUA-PPAS tahun anggaran 2020. Pendapatan daerah yang terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 1.584.342.484.384 atau Rp 1,5 triliun.

Baca Juga :  Akreditas Kampus Tak Jadi Masalah dalam Seleksi CPNS 2018

Kedua belanja daerah, pada tahun 2020 mendatang Pemkot Kendari telah memproyeksikan belanja daerah yang meliputi bekanja langsung dab belanja tidak langsung sebesar Rp 1.617.042.256.498 atau Rp 1,6 triliun.

Ketiga pembiayaan daerah, pada tahun 2020 pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah.

Secara umum tidak banyak berbeda dengan tahun 2019, kebijakan penerimaan pembiayaan daerah tersebut diarahkan untuk pengamanan sisa penghitungan anggaran tahun 2019 agar dapat dipergunakan secara efisien bagi kegiatan yang bernilai ekonomis tinggi maupun dana cadangan daerah.

“Besaran penerimaan pembiayaan daerah tahun anggaran 2020 ditetapkan berdasarkan posisi dan kondisi kas daerah pada akhir bulan Desember 2019 dengan total penerimaan pembiayaan daerah diproyeksikan sebesar Rp 32.699.772.114 rupiah,” jelasnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...