Kasus Corona di Kendari : Tambahan ODP dan PDP dari Kecamatan Poasia

272
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 atau Virus Corona di Kota Kendari bertambah pada Jumat 1 Mei 2020.

Juru bicara (Jubir) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari, dr Alghazali Amirullah mengatakan, ODP ada 2 tambahan kasus baru sehingga totap ODP 136 orang, selesai pemantauan 131 orang dan masih dalam pemantauan 5 orang.

- Advertisement -

ODP 2 kasus tambahan ini, Alghazali menjelaskan, satu orang jenis kelamin perempuan usia 1 tahun dari Kecamatan Poasia tidak ada keluhan sakit sementara kontak tracking dengan pasien positif keluarga dekat.

Kemudian, satu orang jenis kelamin laki-laki berusia 2 tahun asal Kecamatan Poasia tidak ada keluhan sakit sementara kontak tracking dengan pasien positif keluarga dekat.

“Hari sebelumnya hanya 3 ODP, tapi hari ini bertambah 2 kasusu, sehingga total ODP sebanyak 5 orang,” kata Alghazali Amirullah di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari, Jumat 1 Mei 2020 pukul 17.00 WITa.

Untuk PDP ada tambahan satu kasus baru dengan total 31 ODP, selesai pengawasan 28 orang dan masih dalam proses pengawasan 3 orang.

Untuk pasien tambahan, kata dia, jenis kelamin perempuan usia 14 tahun alamat Kecamatan Poasia tidak ada gejala medis dan tidak ada gejala perjalanan di luar daerah, namun tracking kontak dengan pasien positif keluarga dekat.

“Sebelumnya pasien ini ada keluhan batuk dan flu dan demam namun sedikit perbaikan. Akan tetapi kami dari tim tetap melakukan pengawasan, karena ini dikategorikan masuk dalam keluhan PDP,” jelasnya.

Kemudian, kasus pasien positif sebanyak 29 orang, yang masih dalam perawatan tim medis 19 orang, meninggal 2 orang dan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 8 orang.

Kemudian, untuk Jumlah orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 215 orang, selesai pemantauan 114 orang, dan masih dalam pemantauan 101 orang.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari ini mengingatkan masyarakat terus mengikuti himbauan dari pemerintah untuk tidak berkumpul, tidak ke tempat-tempat keramaian, menjaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker, sering cuci tangan dengan sabun, dan tidak mudik dalam memutus penularan Covid-19 ini.

Kepada masyarakat, kata dia, apabila memiliki gejala untuk segera melaporkan kepada tim surveilens atau tim medis sebelum gejala virus mematikan menyerang lebih luas dalam tubuh.

“Jika sakit menghubungi dokter atau layanan fasilitas kesehatan terdekat dengan menyampaikan apa adanya dan jujur terkait penyakit yang diderita.

Berikut data selengkapnya

  1. Mandonga 2 positif
  2. Kendari Barat 1 positif
  3. Kendari 1 PDP
  4. Nambo tidak ada kasus
  5. Abeli tidak ada kasus
  6. Poasia 2 ODP 1 PDP 3 positif
  7. Kambu 2 ODP 1 PDP
  8. Baruga 1 PDP 6 positif
  9. Wuawua 4 positif
  10. Kadia 1 ODP 1 positif
  11. Puuwatu 2 positif

Total 101 OTG 5 ODP 4 PDD dan 19 positif

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...