Rektor UHO : Yang Terinfeksi Corona Tutor dan Mahasiswa

1913
 

Kendari, Inilahsultra.com – Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Muh Zamrun Firihu menegaskan tiga orang yang dilaporkan terinfeksi virus corona adalah satu tutor dan dua mahasiswa Kedokteran.

Zamrun menyebut, dosen atau pun dekan yang diberitakan sebelumnya keliru. Menurutnya, tutor ini bukan sebagai pegawai kampus.

- Advertisement -

“Jadi perlu kita luruskan, tutor ini berkantornya di rumah sakit. Jadi bukan dekan atau dosen. Mahasiwa kedokteran kalau mau ujian, ada tutornya. Sedangkan dua mahasiswa itu adalah mahasiswa kedokteran,” jelas Muh Zamrun, Minggu 5 Juli 2020.

Zamrun melanjutkan, kasus ini bermula dari seorang ibu dari mahasiswa kedokteran terinfeksi virus corona datang di Kendari untuk berobat. Namun, ibu ini menginfeksi anaknya dua orang.

Kemudian, mahasiswa yang terinfeksi itu datang ujian di Fakultas Kedokteran dan diduga menginfeksi tutornya dan temannya.

“Tutor ini kontak eratnya mahasiswa kedokteran ini,” kata Zamrun.

Ia menyebut, seluruh mahasiswa kedokteran yang pernah kontak dengan pasien ini telah ditangani oleh Gugus Tugas Provinsi Sultra dan Kota Kendari.

“Kita langsung berkoordinasi dengan gugus tugas. Sejak Kamis kemarin mereka ini sudah dikarantina,” jelasnya.

Zamrun menyebut, kebijakan kampus selama ini melarang dilakukan perkuliaan tatap muka kecuali hal lain yang tidak bisa dilakukan secara daring. Misalnya, ujian kedokteran.

“Tapi, tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setiap ruangan hanya 20 orang. Sebelumnya juga mereka dilakukan rapid test,” jelasnya.

Terhadap adanya mahasiswa yang terinfeksi virus corona, untuk sementara proses ujian praktik dengan tatap muka langsung dihentikan sementara. Selain itu, pihak kampus juga telah melakukan sterilisasi di Fakultas Kedokteran.

“Sejak awal, kami telah mengeluarkan kebijakan agar protokol kesehatan diterapkan secara ketat di kampus.

Penulis : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...