Pemkab Buteng Terima BSPS dari Kementerian PUPR

1016
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR) memberikan bantuan 314 unit bantuan perumahan di Kabupaten Buton Tengah (Buteng). Bantuan itu sebagai upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di seluruh Indonesia.

Bantuan tersebut berupa Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PUPR melalui Satuan Non Vertikal (SNVT) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan langsung ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buteng.

- Advertisement -

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Buteng Suhardin Djama Suke mengatakan, bantuan tersebut untuk meningkatkan kualitas RTLH masyarakat di daerah. Hal itu sebagai wujud komitmen meningkatkan kehidupan yang baik bagi masyarakat kurang mampu.

“Program BSPS tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020, dan DAK,” ungkapnya.

314 unit RTLH tersebut, lanjut dia, tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Buteng. RTLH dibenahi menggunakan dana APBN sebanyak 200 unit di enam desa.

Masing-masing, Desa Katukobari 35 unit, Desa Lakorua 35 unit, Desa Lalibo 30 unit, Desa Langkomu 40 unit, Desa Waturumbe 39 unit, dan Desa Waturumbe Bata 21 unit.

Sementara, untuk 114 RTLH dari DAK sendiri terletak di Desa Watolo sebanyak 15 unit bangunan baru, Kecamatan Talaga di Desa Pangilia sebanyak 24 unit, Kecamatan Mawasangka Tengah di Desa Lanto 15 unit dan Desa Katukobari 15 unit, Kecamatan Mawasangka Timur Desa Batubanawa 15 unit dan Desa Inulu 15 unit.

Bantuan yang diberikan berupa material bangunan, bukan berupa uang tunai.

“Bantuan tersebut berupa dana peningkatan kualitas rumah senilai Rp 17,5 juta. Bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp 15 juta dan pembayaran upah tukang Rp 2,5 juta,” jelasnya di ruang kerjanya, Kamis 16 Juli 2020.

Lanjut Suhardin, sasaran penerima bantuan merupakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah melalui data yang diusulkan dari pemerintah desa. Selanjutnya, akan diturunkan tim verifikasi lapangan untuk mengecek kebenaran penerima bantuan tersebut.

Saat ini, kata Suhardin, sudah memasuki tahap verifikasi. Tenaga fasilitator lapangan sudah melakukan peninjauan. Sedangkan untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Buteng hanya memfasilitasi.

“Kita target semua penyelesaiannya di tahun ini,” tutupnya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...